Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memberikan bantuan langsung kepada korban banjir di Garut
SIAPBELAJAR.COM - Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memberikan bantuan langsung kepada korban banjir, di Kampung Dayeuhandap Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/7).
Sungai yang Cipeujeuh yang meluap dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter ini berakibat banjir yang merendam dan merusak 53 rumah warga, delapan di antaranya rusak berat.
Jumlah warga terdampak mencapai 258 orang dari 78 kepala keluarga, termasuk di antaranya 30 balita, 30 lansia, dua ibu hamil, dan tujuh ibu menyusui.
Uu Ruzhanul mengungkap, warga Kampung Dayeuhhandap bukan pertama kalinya mengalami musibah hebat seperti ini. Untuk itu, ia mengimbau warga agar mau berpindah lokasi hunian ke daerah yang lebih aman. Sayangnya, tidak semua warga berniat untuk pindah, dengan alasan kepemilikan tanah.
Baca juga: Kampung Naga Tasikmalaya, Jawa Barat Diterjang Banjir Diduga Akibat Perluasan Lahan Perkebunan
Tetapi, demi keselamatan Uu meminta masyarakat untuk berpindah tempat tinggal, khususnya bagi yang berada di daerah aliran sungai yang dianggap berbahaya.
"Mohon kesadarannya agar pindah ke tempat yang lebih aman," imbau Uu. "Diminta pindah bukan berarti tanahnya akan diambil oleh pemerintah, akan tetapi demi keselamatan," kata dia.
Selain merelokasi warga, langkah yang harus ditempuh dalam penanganan banjir menurut Uu harus ada edukasi masyarakat di wilayah hulu sungai.
Menurutnya, banjir kali ini juga merupakan dampak dari alih fungsi lahan di daerah hulu sungai. Uu juga mengatakan, sama pentingnya penegakan hukum berupa sanksi terhadap para perusak lingkungan baik perorangan maupun korporasi.
"Menurut informasi yang kami terima, ada pembabatan hutan (di daerah hulu). Hutan produktif harus rasional sehingga pada saat hujan datang tidak berdampak seperti ini," katanya.
Bantuan penanggulangan bencana di Kabupaten Garut dari Dinas Sosial Provinsi Jabar diserahkan oleh Uu Ruzhanul senilai Rp198juta lebih, bantuan corporate social responsibility (CSR) dari bank BJB senilai Rp100juta.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar menyerahkan bantuan sembako, lauk pauk, air minum, tambahan gizi, kebutuhan anak-anak, selimut, dan alat kebersihan.
Ekonomi
Saintek
Saintek
Trending
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib