Ratusan Siswa Terdampak Banjir Garut Membutuhkan Perlengkapan Belajar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1658112690056_1658113078

Foto Ilustrasi. Banjir yang menerjang Kabupaten Garut pada malam jumat 15/7 kemarin berdampak pada ratusan siswa.

SIAPBELAJAR.COM - Banjir yang menerjang Kabupaten Garut pada malam jumat 15/7 kemarin berdampak pada ratusan siswa.

Para siswa yang wilayahnya diterjang banjir telah kehilangan seragam dan perlengkapan sekolah, adapun seragam yang masih ada kondisinya sudah rusak

Hal tersebut direspon oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, terkait kegiatan belajar mengajar agar terus berjalan, dikatakannya, secara khusus ia telah menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah untuk membolehkan siswa yang terdampak banjir tetap sekolah walaupun tidak menggunakan seragam.

Baca juga: 71 RT Jakarta Terdampak Banjir Ketinggian Air Mencapai 2 M

“Data sementara yang sudah masuk, ada 300 siswa yang terdampak parah. Maksud terdampak parah ini adalah bajunya habis, tempat tinggalnya tidak ada atau terendam,” kata Ade di Kampung Dayeuh Handap, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/7).

Upaya yang Dilakukan 

Ade menyebut bahwa dengan data tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sudah mengambil langkah untuk membagikan perlengkapan sekolah, mulai seragam, sepatu, tas, hingga buku, mengingat Senin ini adalah hari pertama sekolah setelah libur akhir tahun.

Namun ia mengaku bahwa belum seluruh siswa mendapatkan bantuan tersebut.

“Intinya walau tidak berseragam, anak harus masuk ke sekolah, anak yang terdampak banjir boleh tidak pakai seragam dulu,” katanya.

Ade mengatakan seluruh sekolah yang terdampak banjir sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah. Meski sempat ada tiga sekolah yang sempat terendam banjir di Kecamatan Banyuresmi dan Cikajang.

“Di Banyuresmi ada dua sekolah yang terendam, yaitu SDN Sukaratu 1 dan SMPN 2 Banyuresmi. Sedangkan di Kecamatan Cikajang adalah SDIT Al-Ittihad. Sekolah-sekolah itu sempat dimasuki air karena rata-rata bentengnya jebol. Rata-rata ketinggian 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1677502517094_1677502775

Trending

Kasus Difteri Menyerang Garut

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Kesehatan menetapkan kasus difteri berstatus kejadian Luar biasa (KLB), Dalam rentang 6-19 Februari 2023 lalu, sebanyak tujuh anak meninggal dunia terinfeksi virus difter
1674430127382_1674430116

Trending

Proyek Tol Getaci Bikin Tegang, Warga Tasikmalaya Minta Penambahan Pintu Tol

SIAPBELAJAR.COM – Rencana proyek pembangunan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau tol Getaci, baru-baru ini ramai dengan adanya ketegangan warga Kabupaten Tasikmalaya untuk menambah pintu tol di wi
1662953392981_1662953476

Seniraga

Bupati Garut Buka Festival Olahraga Tradisional

SIAPBELAJAR.COM - Bupati Garut Rudy Gunawan membuka secara resmi Festival Olahraga Tradisional dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 Tahun 2022 yang digagas oleh Komite Olahraga dan Rekr
1659580142033_1659580163

Share and Care

Bupati Garut Kukuhkan Ketua DPC LPM Kecamatan se-Kabupaten Garut

SIAPBELAJAR.COM - Bupati Garut Rudy Gunawan mengukuhkan Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kecamatan se-Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bank BJ
1658023063328_1658023261

Trending

Dampak Banjir Garut, Sejumlah Fasilitas Sekolah Rusak

SIAPBELAJAR.COM - Banjir bandang yang merendam sejumlah wilayah Kabupaten Garut pada malam Jumat kemarin  (15/7), kini tinggal menyisahkan duka dan kerugianPuluhan rumah dan lahan pertanian ser