SIAPBELAJAR.COM - Ketika rekor suhu melanda sebagian besar Inggris pada hari Selasa lalu, raksasa teknologi Google dan Oracle mengalami pemadaman karena sistem pendingin yang gagal di pusat data London.
Pusat data adalah bangunan besar yang sangat aman
yang menampung banyak komputer serta merupakan pusat kekuatan dibalik banyak
layanan online.
Daya komputasi yang terkonsentrasi menghasilkan panas yang sangat kuat sehingga pendinginan menjadi hal yang sangat penting. Kedua perusahaan mengatakan bahwa saat ini masalah telah diselesaikan.
Unit Pendingin Gagal Beroperasi di Perusahaan Oracle
Oracle, perangkat lunak berbasis data dan merupakan bisnis
teknologi besar Amerika melaporkan masalah panas berlebih tepat sebelum pukul
16:00 BST.
"Menyusul suhu tinggi yang tidak sesuai musim di wilayah selatan Inggris (London), dua unit pendingin di pusat data mengalami kegagalan ketika diminta untuk beroperasi di atas batas desain mereka" tulis perusahaan di halaman status yang pertama kali ditemukan oleh The Register.
Baca juga: Yogyakarta Terpilih Jadi Tempat Kompetisi IOI Internasional 2022
“Akibatnya, suhu di pusat data mulai naik, yang
menyebabkan beberapa sistem dimatikan sebagai tindakan perlindungan” tambahnya.
Dalam pembaruan yang diunggah tidak lama setelah 10:00 BTS pada hari Rabu, perusahaan mengatakan bahwa masalah telah diselesaikan.
Pendingin Gagal Beroperasi di Pusat Data Google Cloud
Saat Inggris dilanda rekor suhu yang tinggi, panas berlebih juga melanda lokasi pusat data Google Cloud di London. Google Cloud memungkinkan bisnis lain melakukan pekerjaan di komputer perusahaan.
Tepat setelah pukul 18:00 BST, perusahaan melaporkan
bahwa telah terjadi kegagalan terkait pendinginan di salah satu gedungnya.
Untuk mencegah kerusakan pada mesin dan pemadaman
yang berkepanjangan, perusahaan mengatakan telah mematikan beberapa dari
mereka.
Masalahnya diperbaiki pada pukul 07:00 BST pada hari
Rabu. Perusahaan pun mengatakan bahwa hanya sekelompok kecil dari pelanggannya
yang terpengaruh.
Karena data yang diproses bisa sangat berharga bagi pelanggan mereka, pusat data dibangun dengan banyak cadangan termasuk dengan banyaknya kapasitas pendinginan yang mereka miliki.
Baca juga: Imbas Perang Rusia-Ukraina Harga Mie Instan meroket
Para ahli yang berbicara pada Senin meragukan
bahwa pusat data modern akan mengalami kesulitan, sehingga kegagalan di
perusahaan besar yang memiliki sumber daya yang baik seperti Google akan
mengejutkan.
Tetapi operator tetap waspada terhadap suhu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Rencana
Pemulihan
Paul Hone, dari Redcentric yang mengoperasikan pusat
data di Harrogate, London, Reading dan Cambridge mengatakan bahwa perusahaan
tersebut telah menerapkan rencana pemulihan bencana pada Senin.
Mr. Hone menambahkan bahwa sementara ini pusat data dirancang untuk menahan cuaca panas. Suhu gelombang panas akan berada di atas harapan untuk banyak operator pusat data.
Eksplorasi
Pendingin Ramah Lingkungan
Pendinginan tambahan dengan alat pendingin seperti Air Conditioner berarti adanya tambahan konsumsi
listrik , yang berarti ada pula peningkatan emisi
karbon.
Dengan peringatan para ilmuwan iklim yang menyatakan
bahwa hari-hari yang sangat panas akan menjadi lebih sering terjadi, perusahaan
teknologi sedang mengeksplorasi solusi pendingi yang lebih ramah lingkungan
dan sistem komputer yang mengkonsumsi lebih sedikit daya serta menghasilkan
lebih sedikit panas.
Seperti yang diketahui bahwa Microsoft telah melakukan percobaan dengan pusat data
bawah air di Orkney pada tahun 2020. Bagian dari daya tariknya adalah pendinginan
alami yang disediakan oleh air laut di sekitarnya.
Saintek
Trending
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib