Gelombang Panas Memaksa Google & Oracle Mematikan Komputer

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
16;9 (64)_1658469436

Gelombang Panas Memaksa Google dan Oracle Mematikan Komputer

SIAPBELAJAR.COM - Ketika rekor suhu melanda sebagian besar Inggris pada hari Selasa lalu, raksasa teknologi Google dan Oracle mengalami pemadaman karena sistem pendingin yang gagal di pusat data London.

Pusat data adalah bangunan besar yang sangat aman yang menampung banyak komputer serta merupakan pusat kekuatan dibalik banyak layanan online.

Daya komputasi yang terkonsentrasi menghasilkan panas yang sangat kuat sehingga pendinginan menjadi hal yang sangat penting. Kedua perusahaan mengatakan bahwa saat ini masalah telah diselesaikan.

Unit Pendingin Gagal Beroperasi di Perusahaan Oracle

Oracle, perangkat lunak berbasis data dan merupakan bisnis teknologi besar Amerika melaporkan masalah panas berlebih tepat sebelum pukul 16:00 BST.

"Menyusul suhu tinggi yang tidak sesuai musim di wilayah selatan Inggris (London), dua unit pendingin di pusat data mengalami kegagalan ketika diminta untuk beroperasi di atas batas desain mereka" tulis perusahaan di halaman status yang pertama kali ditemukan oleh The Register.

Baca juga: Yogyakarta Terpilih Jadi Tempat Kompetisi IOI Internasional 2022

“Akibatnya, suhu di pusat data mulai naik, yang menyebabkan beberapa sistem dimatikan sebagai tindakan perlindungan” tambahnya.

Dalam pembaruan yang diunggah tidak lama setelah 10:00 BTS pada hari Rabu, perusahaan mengatakan bahwa masalah telah diselesaikan.

Pendingin Gagal Beroperasi di Pusat Data Google Cloud

Saat Inggris dilanda rekor suhu yang tinggi, panas berlebih juga melanda lokasi pusat data Google Cloud di London. Google Cloud memungkinkan bisnis lain melakukan pekerjaan di komputer perusahaan.

Tepat setelah pukul 18:00 BST, perusahaan melaporkan bahwa telah terjadi kegagalan terkait pendinginan di salah satu gedungnya.

Untuk mencegah kerusakan pada mesin dan pemadaman yang berkepanjangan, perusahaan mengatakan telah mematikan beberapa dari mereka.

Masalahnya diperbaiki pada pukul 07:00 BST pada hari Rabu. Perusahaan pun mengatakan bahwa hanya sekelompok kecil dari pelanggannya yang terpengaruh.

Karena data yang diproses bisa sangat berharga bagi pelanggan mereka, pusat data dibangun dengan banyak cadangan termasuk dengan banyaknya kapasitas pendinginan yang mereka miliki.

Baca juga: Imbas Perang Rusia-Ukraina Harga Mie Instan meroket

Para ahli yang berbicara pada Senin meragukan bahwa pusat data modern akan mengalami kesulitan, sehingga kegagalan di perusahaan besar yang memiliki sumber daya yang baik seperti Google akan mengejutkan.

Tetapi operator tetap waspada terhadap suhu yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Rencana Pemulihan

Paul Hone, dari Redcentric yang mengoperasikan pusat data di Harrogate, London, Reading dan Cambridge mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah menerapkan rencana pemulihan bencana pada Senin.

Mr. Hone menambahkan bahwa sementara ini pusat data dirancang untuk menahan cuaca panas. Suhu gelombang panas akan berada di atas harapan untuk banyak operator pusat data. 

Eksplorasi Pendingin Ramah Lingkungan

Pendinginan tambahan dengan alat pendingin seperti Air Conditioner berarti adanya tambahan konsumsi listrik , yang berarti ada pula peningkatan emisi karbon.

Dengan peringatan para ilmuwan iklim yang menyatakan bahwa hari-hari yang sangat panas akan menjadi lebih sering terjadi, perusahaan teknologi sedang mengeksplorasi solusi pendingi yang lebih ramah lingkungan dan sistem komputer yang mengkonsumsi lebih sedikit daya serta menghasilkan lebih sedikit panas.

Seperti yang diketahui bahwa Microsoft telah melakukan percobaan dengan pusat data bawah air di Orkney pada tahun 2020. Bagian dari daya tariknya adalah pendinginan alami yang disediakan oleh air laut di sekitarnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1679045192885_1679045220

Saintek

Siswa SMK di Semarang Temukan Bug Google

SIAPBELAJAR.COM - Seorang siswa SMK asal Semarang berhasil menemukan celah keamanan (bug) di sistem Google. Siswa tersebut adalah Abdullah Mudzakir, siswa kelas 12 SMKN 8 Semarang berhasil menemukan b
1676981779699_1676981667

Trending

Susan Wojcicki Mundur dari Jabatan CEO Youtube

SIAPBELAJAR.COM - CEO YouTube, Susan Wojcicki mengundurkan diri setelah sembilan tahun menjabat. Dalam sebuah unggahan blog, dia berkata bahwa dia telah memutuskan untuk memulai babak baru yang ber
1671714595964_1671714620

Trending

Google Nantinya Bisa Baca Tulisan Tangan Dokter

SIAPBELAJAR.COM - Ketika menulis resep untuk pasien, dokter seringkali terburu-buru sehingga tulisannya susah dibaca orang awam. Google sedang meningkatkan kemampuan Google Lens agar bisa membaca tuli
1663148420357_1663148571

Trending

Dari Google Doodle untuk Hj Rangkayo Rasuna Said

SIAPBELAJAR.COM - Tanggal 14 September 2022, Google Doodle menampilkan Hajah Rangkayo Rasuna Said atau yang lebih dikenal dengan sebutan HR Rasuna Said. Lantas siapakah sebenarnya sosok HR Rasuna Said
1662982445242_1662982804

Trending

Mangkuk Ayam Jago jadi Doodle Halaman Utama Google

SIAPBELAJAR.COM - Mangkuk ayam jago jadi Doodle halaman utama Google hari ini untuk merayakan mangkuk ayam lampang yang jatuh setiap tanggal 12 September. Saat pengguna mengakses google.com halaman ut