SIAPBELAJAR.COM - Fenomena Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, menuai pro dan kontra. Terlebih zebra cross di sana dijadikan runaway untuk lenggak-lenggok bak model profesional. Akibatnya, kondisi jalan kerap alami kemacetan.
Pada Selasa (26/7), petugas Satpol PP wilayah setempat melarang penggunaan zebra cross sebagai tempat aksi catwalk. "Zebra cross untuk penyebrangan jalan, bukan fashion show atau peragaan busana," kata petugas yang berkeliling di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Dalam unggahan video akun Instagram @dki360 penutupan dilakukan oleh Polsek Metro Menteng ini dilakukan pada Senin (25/7) petang.
Aksi kriminal
Kapolsek Metro Menteng AKBP Netty Rosdiana mengungkapkan sejak Citayam Fashion Week (CFW) viral, aksi kriminalitas meningkat di Kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, diantaranya pencurian sepeda motor dan ponsel .
"Kejadian pencurian motor dan handphone ada di kegiatan fashion show Dukuh Atas," kata AKBP Netty.
Netty mencatat, sudah ada satu unit sepeda motor dan puluhan ponsel yang hilang di Dukuh Atas.
Pemilik motor yang menjadi korban, kata dia, telah membuat laporan kehilangan ke Polsek Metro Tanah Abang.
Menurut Netty, kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas kini menjadi rawan kriminalitas setelah menjadi tren dan pusat keramaian kalangan remaja yang mayoritas berasal dari Sudirman, Citayem, Bojonggede, Depok (SCBD), terutama pada akhir pekan.
Di sisi lain, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin membenarkan adanya aksi pencopetan di Dukuh Atas. Namun, para korban hingga kini belum mengajukan laporan secara resmi.
Baca juga: Remaja Citayam Fashion Week Bakal Pindah Ke PIK
"Kalau saya dengar memang ada laporan copet di sana tetapi belum ada laporan resmi," kata Komarudin.
Berdasarkan informasi yang terkumpul, setidaknya ada lima remaja yang kehilangan ponsel dalam satu hari.
Bahkan, sejak adanya pagelaran peragaan busana CFW, sudah ada 50 korban yang mengaku kehilangan ponsel.
Sebelum polisi memberlakukan jam malam di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas itu, Polsek Metro Menteng berhasil mengamankan dua pelaku jambret terhadap dua remaja SCBD yang sedang berkumpul.
Dua remaja asal Kalideres, Jakarta Barat, berinisial A (13) dan FW (14) menjadi korban penjambretan saat mereka masih berada di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB.
Trending
Trending
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib