Hati-hati dengan Data Pribadi! Bisa Dijual di Pasar Gelap

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1659064539408_1659064599

Ilustrasi penggunaan internet

SIAPBELAJAR.COM – Seringya kehidupan di luar dan di dalam jaringan digital atau online ini bergandengan. Aktivitas daring secara langsung telah memengaruhi dunia fisik yang konvensional. Salah satu ruang yang paling terpengaruh adalah cara berkomunikasi dan berbagi informasi pribadi.

Dengan demikian, tak jarang kita bisa menemukan kejahatan internet kerap terjadi dengan mengoptimalkan informasi data pribadi untuk memuluskan rencana jahat pelakunya. Melihat kenyataan tersebut, Jangan sampai data pribadi kamu dijual ke Dark Web.

Melansir Kaspersky  yang mengungkap harga sejumlah data pribadi di Dark Web, terungkap bahwa data yang kamu miliki tidak setara dengan kerugian yang kamu derita. Harganya bisa dikatakan murah meriah. Pada 2020 lalu, sejumlah data pribadi yang dijual, harganya bahkan dimulai dari Rp 7.000.

Untuk harga termurah dari data pribadi seseorang yang dijual antara lain nama, email, nomor telepon dan akun layanan berlangganan.

Berikut ini daftar data pribadi yang dijual ke dark web dan kisaran harganya:

  1. Rekam medis                             Rp 14 ribu - Rp 420 ribu
  2. Selfie dengan dokumen           Rp 560 ribu - Rp 840 ribu
  3. Akun PayPal                                Rp 700 ribu - Rp 7 juta
  4. Paspor dan kartu kredit            Rp 84 ribu - Rp 280 ribu
  5. Akun online banking                  1-10% dari nilai
  6. Akun layanan berlangganan     Rp 7.000 - Rp 112 ribu

Data-data ini bisa dimanfaatkan menjadi susunan puzzle yang jika dikumpulkan bisa menjadi 'buku panduan' untuk mengenal siapa dirimu seutuhnya dan bisa berdampak buruk.

Karena itu, penting sekali untuk selalu menjaga keamanan data pribadi kamu. Di tangan orang yang paham akan kegunaan dari tiap data, hasilnya bisa menimbulkan kerugian yang besar dan bila disalahgunakan.

"Contohnya digunakan untuk skema phising, pemerasan, penipuan, bahkan doxing," ungkap Pratama Persadha, Pakar Keamanan Siber dari Cissrec.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682392796372_1682392624

Ekonomi

5 Ojek Online yang Bangkrut

SIAPBELAJAR.COM – Kesuksesan Gojek pada tahun 2014 memicu kehadiran perusahaan Ojek Online (Ojol) lain di tahun berikutnya. Hal tersebut menjadikan tahun 2015 sebagai tahun menjamurnya bisnis ojo
1687396396956_1687396415

Ekonomi

Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Visibilitas Koperasi di Era Digital

Mediana.id - Koperasi adalah salah satu bentuk usaha bersama yang berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong. Koperasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarak
1675324570495_1675324488

Saintek

Peluncuran Program Master Online di University of Texas Austin

SIAPBELAJAR.COM - University of Texas (UT) di Austin telah mengumumkan peluncuran program master online baru dalam Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, yang merupakan program skala
1672751018137_1672750959

Saintek

Program MBA Online di University of Dubuque

SIAPBELAJAR.COM - University of Dubuque (UD) dengan bangga mengumumkan debut program MBA online-nya, menawarkan siswa kesempatan untuk mendapatkan gelar Master of Business Administration sepenuhnya
1671789702209_1671789657

Saintek

Universitas di Polandia Tawarkan Studi Online Pertama di Dunia

SIAPBELAJAR.COM - Dua universitas di Polandia, Maria Curie-Skłodowska University (UMCS) dan Catholic University of Lublin (KUL) telah menandatangani perjanjian untuk menawarkan studi online perta