SMPN 2 Cisayong menggelar rapat kerja bersama orang tua yang terbentuk dalam organusasi Paguyuban Kelas
SIAPBELAJAR.COM - Pandemi memiliki dampak besar pada pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Akibatnya, muncul berbagai macam masalah. Pembelajaran menjadi kurang efektif dan kurang interaktif, penyerapan materi pelajaran oleh siswa juga dinilai sangat minim, sikap dan karakter siswa sulit dipantau, serta hasil penilaian yang kurang integratif.
Guna menjalankan visi misi sekolah, dengan menyatukan pendapat dalam memajukan pendidikan dan mutu sekolah. SMPN 2 Cisayong menggelar rapat kerja bersama orang tua, berbentuk organisasi Paguyuban Kelas.
Rapat kerja bersama orangtua ini dilaksanakan bersama Komite dan paguyuban kelas, bertempat di halaman rumah Komite sekolah Jalan Cigorowong, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (29/07).
Hadir ketua komite Sekolah Ela Suroso, Kepala SMPN 2 Cisayong Tantan Suhartana dan sejumlah perwakian orang tua siswa.
Kepala Sekolah SMPN2 Cisayong mengatakan, untuk meningkatakan peran serta orang tua dalam mendampingi siswa belajar adalah dengan mengoptimalkan peran orang tua siswa melalui paguyuban kelas.
"Dengan cara ini, kami pihak sekolah tidak merasa sendirian, apalagi sangat diperlukan kerjasama dan kolaborasi dengan orang tua sehingga sekolah memiliki partner atau teman untuk bersama-sama saling memajukan sekolah. Dengan demikian upaya meningkatkan kualitas pengajaran dan pendidikan merupakan kerja kreatif yang bersifat partisipatif dan kolaboratif," ujarnya.
Paguyuban Kelas
Paguyuban kelas merupakan perkumpulan orang tua murid dalam suatu kelas yang bertujuan untuk membangun, menumbuhkan, dan meningkatkan partisipasi kepedulian dan tanggung jawab orang tua dengan memberikan saran dan masukan dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa.
Secara umum paguyuban merupakan bentuk forum perkumpulan sosial yang ada di masyarakat yang mempunyai suatu bentuk ikatan dan hubungan keakraban serta kekeluargaan sehingga terbentuk rasa saling memiliki dengan anggota lainnya dan sama sama mempunyai tujuan yang mulia.
Tantan menjelaskan program kerja jangka pendek dan panjang yang dilaksanakan dalam rancangan pengembangan sekolah menjadi lebih maju, berkualitas, disiplin dan Religius.
"Ya,kami pihak sekolah rencananya akan melakukan penertiban dan penataan sekolah terutam di ruang guru, ruang TU, masjid, penataan kantin sehat dan bersih yang estetink dan kekinian sehingga para siswa nantinya akan nyaman." ungkap Tantan.
Komite Sekolah Ela Suroso mengatakan, Paguyuban Kelas merupakan bagian dari masyarakat dan stakeholder sekolah. Ia mengatakan proses perencanaan pengembangan sekolah melibatkan para orangtua siswa. Kepala sekolah bisa mengakomodir keinginan keinginan atau menyisipkan aspirasi dari para orang tua murid tanpa harus mengesampingkan idealisme pendidik.
"Karena paguyuban yang ada ini mewakili semua wali murid, sehingga mereka sudah sadar bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting dan SMP itu bagian dari sekolah dasar.Rapat paguyunan ini rutin dilaksanakan untuk mengukuti perkembangan sekolah kedepannya.juga kekhawatiran kami terhadap anak terutama masalah adab dan etika.Sekoah harus melakukan terobosan dalam pembinaan mental pembinaan adab perbedaan etika dan pendapat."Paparnya.
Ketua Paguyuban kelas, Ai Dianah mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulain orang tua terhadap sekoah, paguyuban kelas ini juga jarang dilakukan sekolah lain.
"Mudah- mudahan ini menjadi terobosan baru bagi sekolah, diharapkan Kepala sekolah yang baru mampu meningkatkan pembelajaran yang mendidik dan Religius, karena beberapa peran yang dapat dilakukan oleh paguyuban kelas ini membantu memecahkan masalah atau mendukung program sekolah," pungkasnya.
Saintek
Saintek
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib