SIAPBELAJAR.COM - Departemen
Pendidikan Amerika Serikat (AS) telah mengembangkan rencana penghapusan/pengampunan pinjaman siswa. Meski demikian, mereka harus menunggu jawaban akhir dari Presiden
Joe Biden untuk membatalkan utang jutaan peminjam.
Politico
telah memperoleh beberapa dokumen internal yang menjelaskan bagaimana
departemen diharapkan untuk mengelola program penghapusan pinjaman siswa jika
Gedung Putih menyetujuinya.
Menurut dokumen,
pejabat departemen sudah memiliki informasi mengenai pendapatan siswa dan
lembaga siap untuk secara otomatis membatalkan jutaan pinjaman dalam beberapa
bulan, namun sebagian besar peminjam harus mendaftar melalui formulir di StudentAid.gov.
Pertimbangan
Rencana tersebut juga mempertimbangkan
apakah semua jenis pinjaman mahasiswa federal harus memenuhi syarat untuk
pembatalan, termasuk diantaranya adalah pinjaman Grad dan Parent PLUS.
Selain itu, rencana
tersebut juga memperkirakan bantuan keuangan bagi siswa yang keluarganya
memiliki pendapatan lebih rendah. Laporan tersebut juga mencatat bahwa
departemen sedang mempertimbangkan untuk membatalkan utang bagi peminjam yang
gagal membayar.
Salah satu dari rencana
tersebut masih belum mendapatkan kepastian dari Menteri Pendidikan AS Miguel
Cardona.
Rencana Pembatalan Utang
Biden berencana untuk
membatalkan utang sekitar $10,000 atau sekitar Rp 148,67 juta untuk semua orang
dengan pinjaman mahasiswa federal. Presiden mengatakan bahwa ia akan membuat
keputusan sebelum 31 Agustus.
Keputusan Biden
mengenai penghapusan pinjaman mahasiswa diharapkan akan dibuat pada bulan Juli
atau Agustus. Namun, sebulan sebelumnya dilaporkan bahwa Presiden akan menunda
keputusannya karena adanya ketidaksepakatan antara pejabat mengenai efek dari penghapusan
pinjaman tersebut.
“Saya sedang
mempertimbangkan untuk menangani beberapa pengurangan utang. Saya tidak
mempertimbangkan pengurangan utang sebesar $50,000 atau sekitar Rp 743 juta, tapi
saya sedang dalam proses mencermati apakah akan ada atau tidak akan ada pengahapusan
utang tambahan. Saya akan memiliki jawaban untuk itu dalam beberapa minggu ke
depan” kata Biden saat berpidato di Gedung Putih.
Perubahan Aturan dan Komitmen Perbaikan Sistem
Akhir-akhir ini,
Departemen Pendidikan telah mengumumkan beberapa perubahan aturan yang berlaku
untuk peminjam di mana pihak universitas atau perguruan tinggi telah berbohong
kepada mereka atau yang institusinya telah ditutup, untuk peminjam yang cacat
permanen atau total serta pekerja layanan publik.
Pada kesempatan ini,
Sekretaris Pendidikan AS Cardona juga mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk
memperbaiki sistem yang rusak. Ia pun menambahkan bahwa seharusnya tidak sulit
untuk mendapatkan manfaat dari pinjaman siswa.
Sejauh ini,
administrasi Biden telah menyetujui $26 Miliar atau sekitar Rp 386 triliun dalam
pembatalan pinjaman mahasiswa untuk lebih dari satu juta pinjaman federal.
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib