Selain harus sudah mendapatkan vaksinasi booster, masyarakat yang akan mengikuti upacara di Istana harus swab antigen
SIAPBELAJAR.COM – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi
Kemerdekaan RI dan penurunan Bendera Sang Merah Putih tahun ini bakal berbeda
dari sebelumnya. Kali ini, acara sakral tersebut bisa dihadiri oleh masyarakat
umum.
Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menyampaikan, selain para pejabat, dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta pada 17 Agustus itu juga mengundang masyarakat umum. Pihaknya mengundang masyarakat secara terbatas, kurang lebih 2.000 sampai 3.000 orang.
First in First out
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti jalannya upacara di
Istana wajib mendaftar di laman yang telah ditentukan. Setelah mendaftar,
masyarakat kemudian akan mendapatkan undangan untuk hadir mengikuti upacara
secara langsung di Istana Merdeka.
“Siapa masyarakat yang ingin hadir itu akan sistemnya seperti FiFo, first in first out. Artinya siapa yang cepat dia mendaftar di laman yang sudah ditentukan dan masyarakat bisa mendapatkan undangan. Di luar itu mungkin secara otomatis sistem itu (akan) tertutup, sehingga begitu mulai hari ini di daftar sudah sampai di posisi 2.000 undangan, maka undangan untuk masyarakat sudah selesai,” jelasnya dalam keterangan pers.
Kegiatan Peringatan Detik-Detik Kemerdekaan RI pada tanggal
17 Agustus nanti di Istana Merdeka, menurut Heru, secara resmi akan dimulai
pada pukul 09.45 WIB. Sembari menunggu upacara dimulai, masyarakat akan
disuguhkan dengan pertunjukan kesenian yang akan ditampilkan oleh para anak
bangsa.
“Nah sebelumnya tentunya kami menghibur masyarakat di
seluruh penjuru, baik itu di tanah air maupun perwakilan-perwakilan yang berada
di luar negeri. Kita mulai dari pukul 08.00 (WIB) itu sudah bisa ada hiburan
secara virtual, mulai 08.30 (WIB) sudah ada hiburan di Istana yang bisa
diliput, bisa dilihat oleh seluruh masyarakat,” lanjutnya.
Sementara untuk rangkaian Upacara Penurunan Bendera Sang
Merah Putih, Heru menuturkan akan dimulai pukul 15.00 WIB yang diawali dengan
kegiatan hiburan. Sementara itu, upacara penurunan bendera secara resmi akan
dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.
“Jam 3 sore kita sudah mulai kegiatan acara hiburan, memasuki pukul 4 dan pukul 5 lewat sekitar lewat 20 itu acara akan diambil alih oleh Istana, itu secara resmi penurunan bendera akan dimulai,” tambahnya.
Harus sudah Booster
Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, M. Yusuf Permana,
menambahkan, pelaksanaan upacara tahun ini akan dilakukan dengan menerapkan
protokol kesehatan yang ketat. Selain harus sudah mendapatkan vaksinasi
penguat (booster), masyarakat yang akan mengikuti jalannya upacara dari
Istana juga harus melakukan swab antigen.
“Pertama adalah masyarakat haruslah sudah divaksin booster,
kemudian juga untuk masyarakat umum lainnya kami sampaikan juga untuk swab
antigen. Itu menjadi salah satu bagaimana kami menerapkan protokol kesehatan di
Istana,” ucap Yusuf.
Lebih lanjut, Yusuf mengatakan bahwa masyarakat yang tidak
bisa hadir secara fisik dapat mengikuti jalannya upacara secara daring melalui
aplikasi yang telah disediakan dengan kapasitas 77 ribu orang. Hal tersebut
merupakan salah satu upaya untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat dan juga
para diaspora yang berada di luar negeri untuk hadir mengikuti upacara.
“Itulah mengapa kami sekarang mendorong di angka 77 ribu, selain kapasitasnya lebih besar, juga angka 77 tepat di angka 77 tahun kita merdeka. Pada saatnya nanti akan kami launching aplikasinya, besok akan kami launching kepada masyarakat,” pungkasnya.
Share and Care
Trending
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib