Optimalisasi Peran Kecamatan di Era Disrupsi

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1659579905212_1659579929

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja

SIAPBELAJAR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mendorong camat di Jabar untuk adaptif terhadap tantangan di era disrupsi saat ini. Apalagi, camat merupakan garda terdepan pelayanan publik.

Setiawan pun memberi pandangan kepada para camat bahwa ukuran atau indikator negara maju di antaranya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, serta reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten.

Maka, kata Setiawan, hal-hal tersebut perlu jadi acuan setiap pemimpin di instansi pemerintahan, termasuk camat. Tujuannya supaya Provinsi Jabar dengan jumlah penduduk terbanyak dapat berkontribusi besar terhadap kemajuan nasional.

"Jabar yang 50 jutaan penduduknya ingin berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa ini.  Maka, bagaimana visi yang sama dari level gubernur sampai ujung tombak (camat) ini perlu diselaraskan," kata Setiawan saat membuka Rapat Koordinasi Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Holiday Inn Bandung, Rabu (3/8/2022).

Terkait tantangan, Setiawan menyebut setidaknya ada dua model disrupsi yang harus dilewati bersama. Pertama, disrupsi industri 4.0 yang diikuti society 5.0 sehingga segala sesuatu wajib terhubung dengan internet.

"Saya pesan bapak-bapak (camat), mohon membawa case study di wilayah masing- masing bagaimana transformasi digital berlangsung," ucapnya.

Disrupsi kedua, ucap Setiawan, yakni Pandemi COVID-19. "Semenjak tahun 2020, ternyata kita bisa bekerja dari rumah, apalagi ketika pembatasan sosial. Anak-anak sekarang bergeser, kalau belanja ini melalui online, bagaimana e-commerce juga mengalami peningkatan yang luar biasa," tuturnya.

"Sebetulnya ini adalah kesempatan yang baik sekali karena kalau kita bicara pelayanan publik, kita bisa melayani publik 24 jam per 7 hari karena sistem yang jalan di sini," tambahnya.

Efektifitas

Hal itu karena pelayanan publik yang terdigitalisasi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, menurut Setiawan, anggaran pun bisa diefektifkan. Digitalisasi juga membuat suatu pekerjaan menjadi lebih praktis.

Setiawan menuturkan, camat bersama perangkat desa punya kontribusi besar dalam pembangunan desa. Ia juga melaporkan, dua desa di Jabar masuk 10 besar desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) terbesar di Indonesia, yakni Desa Panjalu dan Desa Pondok Udik.

"Peran camat sangat diperlukan terkait kolaborasi dengan desa dalam hal pembangunan desa," ucap Setiawan.

Pemda Provinsi Jabar terus mendorong digitalisasi desa-desa di Jabar. Dengan digitalisasi pula, diharapkan adanya data pelayanan publik yang lebih akurat.

Sementara dari sektor ekonomi, camat perlu mendorong adanya BUMDes di masing-masing desa agar dapat meningkatkan ekonomi desa. Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun telah menargetkan 5.000 desa mempunyai BUMDes.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686406633862_1686406686

Ekonomi

Magang OPOP 2023 Dibuka Secara Virtual Wakil Gubernur Jabar: Bangun Jaringan yang Kuat

Mediana.id - Program One Pesantren One Product (OPOP) 2023 kembali membuka pelatihan dan magang bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 2.174 pes
1666666537636_1666666559

Saintek

Gerakan 7 Harkat, Kampanye Implementasi Sekolah Ramah Anak

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi bersama Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya dan Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora
1666666181149_1666666208

Saintek

614 Mahasiswa Jabar Terima Beasiswa JFL Tahun 2022

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 614 mahasiswa menerima beasiswa Jabar Future Leaders (Jabar Future Leaders Scholarship/JFLS) tahun 2022. Simbolis penerimaan beasiswa diberikan langsung oleh Gubernur Jawa B
1665456628545_1665456884

Trending

Anggota DPRD Jabar Minta Pemprov Anggarkan Dana BOS untuk Ponpes

SIAPBELAJAR.COM - Anggota DPRD Jawa Barat asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidkon Djampi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untu
1665380385365_1665380498

Saintek

Pemprov Jabar Perkuat Kolaborasi Pegiat Literasi Digital

SIAPBELAJAR.COM- Pemprov Jabar berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pegiat literasi digital. Hal itu bertujuan agar proses digitalisasi dapat disertai dengan penguatan literasi digital secara meny