Johnson Hentikan Produksi Bedak Bayi Tahun depan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1660289933415_1660289952

Bedak Bayi Johnson

SIAPBELAJAR.COM - Johnson & Johnson (J&J) akan berhenti membuat dan menjual bedak bayi berbahan dasar talc/talek di seluruh dunia mulai tahun depan.

Pengumuman itu muncul lebih dari dua tahun setelah raksasa perawatan kesehatan itu mengakhiri penjualan produknya di Amerika Serikat.

J&J menghadapi puluhan ribu tuntutan hukum dari wanita yang menuduh bahwa bedak taleknya mengandung asbes dan menyebabkan mereka terkena kanker ovarium.

Tetapi perusahaan menegaskan kembali pandangannya bahwa penelitian independen selama beberapa dekade menunjukkan bahwa produk tersebut aman untuk digunakan.

"Sebagai bagian dari penilaian portofolio di seluruh dunia, kami telah membuat keputusan komersial untuk beralih ke portofolio bedak bayi berbasis tepung jagung," katanya dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan menambahkan bahwa bedak bayi berbasis tepung jagung sudah dijual di negara-negara di seluruh dunia.

Pada saat yang sama J&J menegaskan kembali posisinya bahwa bedak bayinya aman digunakan. “Posisi kami mengenai keamanan bedak kosmetik kami tetap tidak berubah” tegasnya.

“Kami berdiri teguh di belakang analisis ilmiah independen selama puluhan tahun oleh para ahli medis di seluruh dunia yang menegaskan bedak bayi Johnson yang berbasis bedak tabur aman, tidak mengandung asbes, dan tidak menyebabkan kanker” katanya.

Berhenti Menjual Bedak Bayi di Amerika Serikat dan Kanada

Pada tahun 2020, J&J mengatakan bahwa mereka akan berhenti menjual bedak bayi di Amerika Serikat dan Kanada karena permintaan yang turun setelah apa yang disebutnya sebagai informasi yang salah mengenai keamanan produk di tengah sejumlah kasus hukum.

Pada saat itu perusahaan mengatakan akan terus menjual bedak bayi berbahan dasar talc di Inggris dan seluruh dunia.

Perusahaan menghadapi tuntutan hukum dari konsumen dan penyintas mereka yang mengklaim bahwa produk bedak J&J menyebabkan kanker karena kontaminasi asbes.

Talc ditambang dari bumi dan ditemukan di lapisan yang dekat dengan asbes, yang merupakan bahan yang diketahui dapat menyebabkan kanker.

Investigasi oleh Reuters

Investigasi pada tahun 2018 oleh kantor berita Reuters mengklaim bahwa J&J tahu selama beberapa dekade bahwa asbes hadir dalam produk bedaknya.

Reuters mengatakan bahwa catatan internal perusahaan, kesaksian persidangan dan bukti lain menunjukkan bahwa dari setidaknya pada tahun 1971 hingga awal 2000-an, bedak mentah dan bubuk jadi J&J terkadang diuji positif mengandung sejumlah kecil asbes.

Menanggapi bukti kontaminasi asbes yang disajikan di ruang pengadilan, laporan media dan anggota parlemen Amerika Serikat, perusahaan telah berulang kali membantah tuduhan tersebut.

Pembentukan Anak Perusahaan dan Mengenai Bedak Bayi Johnson

Pada bulan Oktober, J&J membentuk anak perusahaan, LTL Management yang memberikan klaim bedaknya kepada perusahaan tersebut. Hal ini kemudian menempatkannya ke dalam kebangkrutan, yang menghentikan tuntutan hukum yang tertunda.

Sebelum pengajuan kebangkrutan, perusahaan menghadapi biaya $3.5bn atau sekitar Rp 51,2 triliun dalam vonis dan penyelesaian, termasuk satu di mana 22 wanita diberikan penilaian lebih dari $2bn atau sekitar Rp 29,3 triliun.

Pada bulan April, proposal pemegang saham yang menyerukan diakhirinya penjualan bedak bayi secara global gagal.

Bedak Bayi Johnson telah terjual selama hampir 130 tahun dan menjadi simbol citra perusahaan yang ramah keluarga.

Bedak bayi digunakan untuk mencegah ruam popok dan untuk keperluan kosmetik, termasuk sebagai sampo kering.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1660750845472_1660750868

Trending

Bedak Johnson & Johnson Hentikan Penjualan Bedak Bayi pada 2023

SIAPBELAJAR.COM - Perusahaan Johnson & Johnson mengumumkan akan menghentikan penjualan bedak bayi berbentuk tabur secara global mulai 2023. Perusahaan J&J akan beralih akan beralih ke bedak ba
1660289933415_1660289952

Trending

Johnson Hentikan Produksi Bedak Bayi Tahun depan

SIAPBELAJAR.COM - Johnson & Johnson (J&J) akan berhenti membuat dan menjual bedak bayi berbahan dasar talc/talek di seluruh dunia mulai tahun depan.Pengum