Air Hujan di Yogyakarta Telah Tercemar Mikroplastik

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1660388946480_1660389127

Tim PKM-RE UAD Melakukan Penelitian Terhadap Air Hujan Di Yogyakarta

SIAPBELAJAR.COM - Tim PKM-RE Program Studi Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melakukan penelitian terhadap mikroplastik. Dari peneletian tersebut mereka menemukan mikroplastik pada air hujan yang jatuh di jalan raya di pusat kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis lalu (11/8).

Kandungan mikroplastik tertinggi ditemukan pada sampel air hujan yang jatuh di kawasan Monumen Tugu Yogyakarta yaitu sebesar 393 partikel/liter. Disusul sampel yang diamati pada Jalan Raya depan Pasar Bantul yaitu 350 partikel/liter, dan di Jalan Kaliurang Kilometer 14 sekitar 322 partikel/liter.

Mikroplastik adalah potongan plastik yang kurang dari 4,8 milimeter, sifatnya sangat berbahaya karena memiliki bahan kimia seperti PCB yang terakumulasi pada bagian plastik, yang dapat menyebabkan keracunan.

Plastik, seperti diketahui adalah zat yang tak dapat terurai dengan baik, baik itu di daratan maupun di lautan, plastik hanya akan berubah bentuk menjadi ukuran yang lebih kecil, yang disebut Mikroplastik. Dengan ukurannya yang sangat kecil tersebut, mikroplastik dikategorikan polutan sangat berbahaya karena bisa masuk kedalam jaringan tanah dan juga terbawa ke perairan.

Pada penelitian tersebut di atas, kandungan mikroplastik yang tergolong tinggi itu berkorelasi salah satunya dengan padatnya kendaraan bermotor yang melintasi jalan raya di pusat kota dan kabupaten di Provinsi DIY.

Menurut riset yang dilakukan peneliti dari University of Hamburg, Jerman, sumber utama mikroplastik di atmosfer salah satunya berasal dari abrasi ban kendaraan bermotor.

Temuan tersebut sesuai dengan fakta karakteristik mikroplastik yang banyak ditemukan pada sampel air hujan di Yogyakarta yang berbentuk fiber atau serat, berwarna hitam, dengan ukuran 101 hingga 500 mikrometer dengan jenis polimer polipropilena yang menjadi polimer sintetis untuk pembuatan ban kendaraan.

Selain itu, sumber-sumber mikroplastik fiber di atmosfer dapat berasal dari limbah tekstil yang terhempas melalui udara. Industri tekstil yang kini banyak menggunakan serat sintetis, dapat melepas partikel mikrofiber ke atmosfer bahkan terbang menuju ke kawasan dengan jarak puluhan hingga ratusan kilometer.

Warga dan kelompok masyarakat di sekitar wilayah Yogyakarta khususnya yang menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari diminta lebih waspada. Partikel mikroplastik yang berukuran 1 hingga 5.000 mikrometer harus tersaring dengan filter mikroskopis.

Hingga saat ini, mikroplastik belum menjadi parameter yang perlu diukur dalam baku mutu lingkungan. Padahal, mikroplastik yang terakumulasi dalam tubuh makhluk hidup dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan hingga bersifat karsinogenik.

Industri-industri harus makin selektif memilih teknologi pembuangan limbah dan residu sisa produksi agar tidak mencemari lingkungan.

Sampah plastik yang terus menumpuk di tempat-tempat pembuangan akan menjadi sumber utama pencemaran mikroplastik di kemudian hari.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690428308248_1690428323

Share and Care

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Tengah Kemarau dan Pencemaran

Mediana.id - Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Namun, ketersediaan dan kualitas air bersih di Indonesia masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Menurut data Kementer
1663252511031_1663252770

Trending

Keberadaan Klub Pantai dan Klub Malam Meresahkan Warga Bali

SIAPBELAJAR.COM - Masyarakat Bali membuat petisi yang berjudul 'Basmi Polusi Suara di Canggu' yang di prakarsai oleh Dian P. Petisi itu ditunjukkan kepada presiden Joko Widodo dan pemerintah Indonesia
1660388946480_1660389127

Trending

Air Hujan di Yogyakarta Telah Tercemar Mikroplastik

SIAPBELAJAR.COM - Tim PKM-RE Program Studi Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melakukan penelitian terhadap mikroplastik. Dari peneletian tersebut mereka menemukan mikroplastik pada a
1658665184532_1658665199

Trending

Penyebab Polusi Udara di Indonesia, Ada Sampah

SIAPBELAJAR.COM - Polusi udara di Indonesia merupakan ancaman lingkungan besar bagi kesehatan manusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Setiap tahun polusi udara menyebabkan 7 juta kematian
1658460281444_1658460495

Trending

Yogyakarta Terpilih Jadi Tempat Kompetisi IOI Internasional 2022

SIAPBBELAJAR.COM - International Olympiad in Informatics (IOI) merupakan ajang kompetisi internasional paling bergengsi di bidang informatika untuk siswa sekolah menengah dan sekolah menengah atas.Tah