SIAPBELAJAR.COM - Jumlah
infeksi Covid-19 telah melonjak di Kepulauan Marshall, hanya beberapa hari
setelah negara Pasifik mencatat penyebaran virus lokal pertamanya.
Di ibu kota Majuro,
total kasus hampir dua kali lipat sejak Jumat.
Angka-angka terbaru tersebut
berarti bahwa satu dari sepuluh penduduk kota telah terinfeksi dalam beberapa
hari terakhir.
Pada hari Minggu,
Menteri Kesehatan Jack Niedenthal mengatakan terdapat sekitar 75% tes di
seluruh negeri memberikan hasil yang positif.
Sejumlah pulau Pasifik
berhasil mencegah virus corona di awal pandemi melalui pembatasan ketat.
Kepulauan Marshall,
yang berpenduduk 59.000 jiwa merupakan salah satu negara terakhir di dunia yang
tidak tersentuh Covid-19, sebelum dua kasus diidentifikasi pada Oktober 2020.
Pasangan itu tiba dari Amerika Serikat dan diisolasi dari yang lain.
Baru-baru ini, sekitar
satu minggu yang lalu, tidak terlihat adanya penularan virus secara komunitas,
yang artinya bahwa Covid-19 belum terdeteksi menular dari orang ke orang.
Penyebaran Kasus Lokal Pertama
Namun pada hari Senin,
penyebaran lokal pertama dikonfirmasi. Pemerintah menanggapi dengan menyatakan keadaan
bencana kesehatan, menutup sekolah dan memperkenalkan berbagai tindakan
kesehatan masyarakat.
“Ledakan kasus telah
membuat Kepulauan Marshall bergeser dari strategi pencegahan ke mitigasi” tulis
Niedenthal dalam unggahan Facebook.
Tidak ada penguncian/lockdown yang diperintahkan, namun Radio
Selandia Baru (RNZ) melaporkan bahwa banyak orang yang memilih untuk tinggal di
rumah, dengan kebaktian gereja dibatalkan dan restoran tampak sepi.
Sejak Oktober 2020, dua
kematian telah dilaporkan di seluruh Kepulauan Marshall dan total kumulatif
3.036 kasus telah dicatat.
Pada pembaruan Facebook
Niedenthal pada hari Senin, hanya sembilan rawat inap yang tercatat dengan
angka yang menunjukkan bahwa 70% orang Marshall telah divaksinasi sepenuhnya.
Himbawan Niedenthal kepada Penduduk Kepulauan Marshall
Niedenthal, yang
memposting pada awal pekan ini bahwa dia juga telah dites positif, mendesak kepada
siapa pun yang merasa tidak sehat untuk melaporkan kasus mereka sebagai keadaan
darurat di rumah sakit.
Dia juga mendesak orang
untuk menghindari situs perawatan alternatif khusus yang telah didirikan untuk
menangani gejala Covid-19 ringan.
"Sebagian besar
kekacauan mulai mereda" katanya. Ia pun menjanjikan bahwa kondisi ini akan
terus menjadi lebih baik.
“Bantuan ekstra akan
datang dari luar negeri termasuk dari Amerika Serikat, dengan tambahan sukarelawan
yang diharapkan selama minggu mendatang” tambahnya
Trending
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib