Tv Analog Area Jabodetabek Batal Mati Hari ini

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1661428633066_1661428877

Tv Analog

SIAPBELAJAR.COM - Suntik mati TV analog atau Analog Switch Off (ASO) wilayah Jabodetabek batal dilakukan hari ini, (25/8). Sebelumnya, kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyampaikan akan melakukan migrasi TV analog ke TV digital dalam tiga tahap yakni ASO tahap pada 1 april, ASO tahap 2 pada 25 Agustus, dan puncaknya ASONtahap 3 pada 2 November 2022. Namun, rencana tersebut diubah menjadi multiple ASO.

"Tidak menyebut tanggal [25 Agustus ASO di Jabodetabek]," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.


Pada Jumat (19/8), Johnny menjelaskan multiple ASO adalah metode pelaksanakaan suntik mati TV analog secara paralel di beberapa wilayah hingga batas akhir program ini pada 2 November 2022.

Kriteria & Acuan

Pelaksanaan ASO di wilayah-wilayah tersebut nantinya akan mengacu pada kesiapan wilayah mengeksekusi ASO.

Adapun kriteria yang dijadikan acuan untuk pelaksanaan ASO, di antaranya adalah kesiapan infrastruktur siaran TV digital serta kesiapan masyarakat untuk menonton siaran TV digital.

"Maka dari itu tahapan ASO yang sebelumnya yang semula dibagi menjadi 3 tahapan, diubah menjadi multiple ASO, di mana ASO dilakukan dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur siaran televisi digital sebagai pengganti siaran TV analog dan kesiapan masyarakat untuk menonton siaran televisi digital," ujar Geryantika Kurnia, Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kominfo.

Meski tak jadi dilaksanakan pada hari ini, Gery menyebut ASO di wilayah Jabodetabek akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Rencana berikutnya ASO akan dilakukan di wilayah Jabodetabek yang akan diumumkan dalam waktu dekat," tuturnya.

Program ASO yang direncanakan rampung sepanjang 2022 beberapa kali menuai kebingungan. Pada tahap 1, rencana suntik mati TV analog di 56 wilayah siaran dengan total 166 kota dan kabupaten tidak terlaksana dan hanya berlangsung di 8 kota dan kabupaten.

Sehari Jelang ASO Jakarta, Warga Tak Khawatir Program TV Digital

Menjelang ASO tahap 2, Kominfo mengubah metode penerapan ASO yang semula dibagi dalam tiga tahap menjadi Multiple ASO. Sementara pada laman situs Kominfo masih terdapat hitung mundur ASO yang terbagi dalam 3 tahap.

Sebelumnya, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 46 tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran yang terkait dengan sistem sewa slot siaran TV digital juga dibatalkan oleh Mahkamah Agung. Namun Kominfo belum menjelaskan bagaimana sistem yang diterapkan untuk menggantikan sistem sewa tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682511140843_1682511155

Trending

808 Ribu Kendaraan Belum Kembali ke Jabodetabek

SIAPBELAJAR.COM - Jasa Marga mencatat realisasi lalu lintas yang kembali ke Jabotabek dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) pada H+1 (24 April 2023) sampai dengan H+2 (25 April 2023, pukul 14.00 WI
1687217982535_1687218027

Saintek

Satelit Satria1 Andalan Internet Indonesia di Wilayah 3T

Mediana.id - Satelit Republik Indonesia (Satria1) merupakan satelit internet pertama milik Pemerintah Indonesia yang akan segera diluncurkan ke angkasa. Satelit ini memiliki misi untuk menyediakan aks
1687177552135_1687177564

Saintek

SMA Putra Darut Tauhid Gelar Pendampingan Sistem Digitalisasi

Mediana.id - SMA Putra Darut Tauhid menggelar pendampingan sistem digitalisasi 14 Juni 2023. Kegiatan ini diikuti oleh PIC dari SMA Putra Darut Tauhid, Bapak Nurdin, tim, dan staf-staf dari SMA Putra
images_1686809826

Saintek

5 Cara Menarik Menggunakan Chat GPT

Mediana.id - Chat GPT adalah sebuah teknologi yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan mesin yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan teks yang relevan dan kreatif. Chat GPT bisa
1686488025874_1686488051

Ekonomi

Koperasi di Era Digital : Peluang dan Tantangannya

Mediana.id - Koperasi di era digital adalah koperasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja, layanan, dan kesejah