SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei yang dilakukan oleh
platform pendidikan online ELVTR
mengungkapkan bahwa sekitar 54% peminjam pinjaman di Amerika Serikat telah
melaporkan masalah kesehatan mental yang disebabkan oleh utang pelajar mereka.
Menurut temuan, masalah kesehatan mental utama yang
dilaporkan oleh peminjam adalah kecemasan, dengan sebesar 56% orang Amerika
mengalami kecemasan karena utang pelajar mereka.
Selain itu, sebanyak 32% siswa dilaporkan mengalami
depresi, 20% mengalami insomnia, 17% mengalami serangan panik dan 10% lainnya
mengalami kondisi kesehatan mental lainnya.
Sekitar 41% peserta survei mengatakan bahwa mereka
puas dengan keputusan mereka untuk mengambil pinjaman untuk mendanai studi
mereka, sebanyak 36% mengatakan bahwa pinjaman adalah investasi yang baik,
tetapi 23% lainnya tidak yakin apakah keputusan itu benar atau tidak.
Dari segi pendapatan, sebanyak 60% responden mengatakan bahwa mereka memiliki pendapatan lebih rendah dibandingkan dengan teman mereka yang tidak memiliki gelar, sementara 21% lainnya mengatakan bahwa mereka tidak memiliki teman dengan gelar yang berpenghasilan lebih dari mereka.
Hasil Survei Mengenai Pilihan Pendidikan Tinggi
Kemudian, sebanyak 77% orang Amerika mengatakan bahwa mereka menyesali pilihan pendidikan tinggi mereka. Beberapa orang lainnya menjawab seperti di bawah ini:
1. 28% tidak akan memilih bidang studi saat ini
2. 25% akan menghabiskan lebih sedikit untuk studi mereka
3. 23% senang dengan pilihan pendidikan tinggi mereka
4. 13% akan memilih lembaga pendidikan lain
5. 7% tidak akan kuliah sama sekali
6. 4% akan berinvestasi lebih banyak dalam pendidikan
Survei juga mengungkapkan bahwa sebanyak 46% orang Amerika senang dengan pilihan profesi mereka, 36% menyesali pilihan yang telah mereka buat dan 18% lainnya masih tidak yakin dengan pilihan mereka.
Berjuang Membayar Pinjaman dan Sekilas Mengenai Survei
Data juga menunjukkan bahwa sebanyak 63% orang Amerika berjuang untuk membayar pinjaman siswa meskipun Joe Biden telah mengumumkan rencana pembatalan utang siswa federal sebesar $10,000 untuk jutaan peminjam.
Sebanyak 33% mengatakan bahwa mereka hampir tidak mampu membayar pembayaran, sementara 30% lainnya tidak mampu membayar sama sekali.
“Inisiatif penghapusan pinjaman memang mengurangi
beban, namun untuk 2/3 orang, hal itu tidaklah cukup. Dengan 1/3 yang hampir
tidak mampu membayar, lebih banyak lagi yang akan berjuang untuk menutupi biaya
utang pinjaman siswa mereka karena krisis memburuk,” kata laporan itu.
Secara berbeda, sebanyak 37% responden mengatakan bahwa
mereka mampu membayar pinjaman federal.
Survei tersebut melibatkan 2.000 orang Amerika
berusia 18 hingga 67 tahun yang menghadiri perguruan tinggi atau menerima
beberapa bentuk pendidikan tinggi, termasuk semua jenis kelamin dan ras.
Share and Care
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib