Kemenkes Temukan 3 Zat Berbahaya di Obat Pasien Gagal Ginjal

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1666251903719_1666251921

Ilustrasi obat

SIAPBELAJAR.COM – Banyaknya kasus gagal ginjal akut yang terjadi membuat resah warga masyarakat. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat temuan senyawa tertentu atau zat kimia berbahaya dalam riwayat obat yang dikonsumsi pasien gagal ginjal akut progresif atipikal.

Tiga senyawa tersebut yakni etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG), dan etilen glikol butil ether (EGBE).

"Beberapa jenis obat sirop yang digunakan oleh pasien balita yang terkena AKI (kita ambil dari rumah pasien), terbukti memiliki EG, DEG, EGBE, yang seharusnya tidak ada atau sangat sedikit kadarnya di obat-obatan sirop tersebut," kata dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (20/10).

Budi menyebut ketiga zat kimia tersebut merupakan impuritas dari zat kimia 'tidak berbahaya' yakni polietilen glikol yang sering digunakan sebagai solubility enhancer atau zat pelarut tambahan di banyak obat-obatan jenis sirop.

Oleh sebab itu, Budi telah menginstruksikan agar seluruh apotek yang beroperasi di Indonesia untuk sementara ini tidak menjual obat bebas dalam bentuk sirup kepada masyarakat. Para tenaga kesehatan juga diminta tak lagi memberikan resep obat sirop kepada pasien.

Upaya itu dilakukan sebagai kewaspadaan pemerintah atas temuan gangguan ginjal akut progresif atipikal yang mayoritas menyerang usia anak di Indonesia. Kemenkes menurutnya juga tengah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait investigasi ini.

"Kemenkes mengambil posisi konservatif dengan sementara melarang penggunaan obat-obatan sirop, mengingat balita yang teridentifikasi AKI sudah mencapai 70-an per bulan, realitasnya pasti lebih banyak dari ini, dengan kematian atau fatality rate mendekati 50 persen," ujarnya.

Adapun total kumulatif kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di Indonesia mencapai 206 orang di 20 provinsi per Selasa (18/10). Dari ratusan kasus itu, 99 orang di antaranya meninggal dunia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681223993901_1681224242

Trending

Kementrian Kesehatan Siapkan Dana untuk 2.500 Beasiswa Dokter Spesialis 2024

SIAPBELAJAR.COM- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akan memberikan kuota 2.500 beasiswa pendidikan dokter spesialis pada tahun 2024. Budi mengutamakan dokter spesialis penyakit jantung, s
1677599378329_1677599426

Trending

Aplikasi 'PeduliLindungi' Ganti Nama Jadi 'SatuSehat'

SIAPBELAJAR.COM- Aplikasi PeduliLindungi selama tiga tahun terakhir menjadi salah satu aplikasi yang wajib ada di gadget masyarakat Indonesia. Mulai 1 Maret 2023, aplikasi telah diubah menjadi SatuSeh
1667229847711_1667229889

Keluarga

Tips Atasi Penyakit Ginjal

SIAPBELAJAR.COM - Setiap orang berisiko alami penyakit ginjal, terlebih jika pola hidupnya tidak teratur dengan baik. Namun sebenarnya ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan sebagai ca
1666330832379_1666330929

Trending

Obat Sirup dan Gagal Ginjal Menurut Dosen UNS

SIAPBELAJAR.COM - Usai wabah Covid-19, Indonesia kini menghadapi ancaman penyakit gagal ginjal akut pada anak-anak yang menyebabkan kematian. Semakin maraknya pemberitaan terkait terjadinya kasus gaga
1666251903719_1666251921

Trending

Kemenkes Temukan 3 Zat Berbahaya di Obat Pasien Gagal Ginjal

SIAPBELAJAR.COM – Banyaknya kasus gagal ginjal akut yang terjadi membuat resah warga masyarakat. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat temuan senyawa tertentu atau zat k