Kemnaker Akan Tindaklanjuti Hasil Pertemuan EWG dan LEMM

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1668822152556_1668822218

Kemnaker Tegaskan Komitmennya untuk Tindaklanjuti Hasil Pertemuan EWG dan LEMM

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selaku Focal Point G20 Presidensi Indonesia Bidang Ketenagakerjaan pada pertemuan G20 Employment Working Group (EWG) dan Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pekerjaan dari presidensi sebelumnya berdasarkan kerangka kerja internasional yang relevan dengan mempertimbangkan kondisi global saat ini.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, Komitmen bersama para Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 tersebut didasari berbagai permasalahan ketenagakerjaan meliputi, akselerasi terciptanya pasar kerja inklusif, khususnya dalam upaya mengintegrasikan penyandang disabilitas, mempromosikan pembangunan SDM yang berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan vokasi berbasis komunitas, mempromosikan penciptaan pekerjaan melalui kewirausahaan dan UMKM, serta memperkuat pelindungan tenaga kerja.

Sekjen Anwar memaparkan, dari pertemuan EWG dan LEMM, semua Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 berkeinginan untuk mencapai Target Brisbane (Brisbane Goals) dalam mengurangi tingkat kesenjangan di pasar kerja pada tahun 2025. Hal itu sejalan dengan deklarasi Catania Italia yang mengimplementasikan Peta Jalan G20 menuju dan di luar Target Brisbane dan juga Peta Jalan Kelompok Muda G20 2025.

"Seraya meningkatkan situasi dan kondisi kerja bagi wanita dan kelompok muda di pasar kerja," ujar Sekjen Anwar Sanusi ketika menjadi narasumber pada Forum Diskusi Hasil Working Groups G20 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Pimpinan Redaksi Media Massa Nasional, di Jimbaran Bali, Selasa(15/11/2022).

Para Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 lanjut Anwar, juga akan mengakselerasi progress menuju perlindungan sosial yang universal bagi semua di tahun 2030 serta menyambut baik inisiatif Sekjen PBB untuk mengakselerasi pekerjaan dan perlindungan sosial yang berkeadilan dengan tujuan menciptakan pekerjaan layak, termasuk di ekonomi hijau, ekonomi digital dan ekonomi sosial.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa berkelanjutan sangat penting untuk dapat mencapai hak-hak dasar para pekerja dan tetap berkomitmen memastikan penilaian kinerja perusahaan termasuk penghapusan pekerja anak dan kerja paksa.

"Saya berharap dari dokumen yang disepakati bersama Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 dapat menjadi panduan bagi negara-negara G20 dalam mengambil semua kebijakan ketenagakerjaan," pungkas Sekjen Anwar.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1676249649900_1676249672

Trending

Kemnaker: Akselerasi Pengembangan SDM di KEK Mandalika

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong percepatan pengembangan destinasi pariwisata superprioritas, salah satunya di kawasan ekonomi khusus yang ada di Mandal
1668822152556_1668822218

Trending

Kemnaker Akan Tindaklanjuti Hasil Pertemuan EWG dan LEMM

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selaku Focal Point G20 Presidensi Indonesia Bidang Ketenagakerjaan pada pertemuan G20 Employment Working Group (EWG) dan Lab
1668170951078_1668170981

Trending

Kemnaker Serahkan Keketuaan G20 EWG Kepada India

SIAPBELAJAR.COM - Indonesia telah menyerahkan Keketuaan Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20 (Chairman of The G20 Employment Working Group/EWG) kepada India, di mana India akan menjadi Presidensi
1667613971160_1667614000

Ekonomi

Cegah PHK, Kemnaker Siap Dampingi Pihak yang Berselisih

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Ketenagakerjaan mendorong semua pihak untuk mengedepankan dialog sosial bipartit guna menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah dinamika perekonomian. Kemnaker
1667613455950_1667613519

Ekonomi

Kemnaker Targetkan Ratusan Ribu Terima Manfaat TKM Pemula

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mentargetkan sebanyak 125.000 penerima manfaat Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pemula atau 12.500 kelompok masyarakat. Ratusan ribu calon pe