SIAPBELAJAR.COM- Dalam upaya pemulihan pembelajaran di Indonesia, Kurikulum Merdeka yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel.
Kurikulum ini berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Tahun 2024 menjadi penentuan kebijakan kurikulum nasional berdasarkan evaluasi terhadap kurikulum pada masa pemulihan pembelajaran. Evaluasi ini menjadi acuan Kemendikburistek dalam mengambil kebijakan lanjutan pasca pemulihan pembelajaran.
Karakteristik Utama Kurikulum Merdeka
Adapun karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah sebagai berikut:
- Pembelajaran berbasis proyek pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila
- Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
- Fleksibilitas bagi guru dalam melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Proyek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila.
Melalui proyek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari secara mendalam tema-tema atau isu penting seperti gaya hidup berkelanjutan (sustainable), toleransi, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi.
Selain itu, untuk melatih peserta didik dalam melakukan aksi nyata sebagai respon terhadap isu-isu yang sesuai dengan perkembangan dan tahapan belajar peserta didik. Proyek penguatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Bagaimana Jika Ingin Menggunakan Kurikulum Merdeka?
Kurikulum Merdeka terbuka untuk digunakan seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, Pendidikan Khusus, dan Kesetaraan. Satuan pendidikan menentukan pilihan berdasarkan Angket Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka yang mengukur kesiapan guru, tenaga kependidikan dan satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum.
Pilihan yang paling sesuai mengacu pada kesiapan satuan pendidikan. Implementasi Kurikulum Merdeka semakin efektif jika makin sesuai kebutuhan. Pendaftaran dan informasi selengkapnya mengenai implementasi Kurikulum Merdeka untuk satuan pendidikan sudah bisa diakses di laman Implementasi Kurikulum Merdeka Kemdikbud.
Berita Terkait
Saintek
SIAPBELAJAR.COM - Bahasa bukan sekadar sekumpulan kata atau seperangkat kaidah tata bahasa, melainkan khazanah berbagai refleksi pemikiran, pengetahuan, dan nilai-nilai yang dianut penuturnya. Komunik
Trending
SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indon
Saintek
SIAPBELAJAR.COM - Jumlah wirausahawan di Indonesia terbilang rendah. Hanya 3,4 persen dari total jumlah penduduknya. Posisinya pun paling rendah diantra negara-negara Asia Tenggara. Untuk itu, Kemendi
Saintek
SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tetap berjalan sesuai agenda pendidikan na
Saintek
SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah mendorong dan memastikan ekosistem
teknologi pendidikan dapat terus digunakan untuk melahirkan banyak inovasi, baik
dalam pembelajaran maupun administrasi pendidikan.M