Perusahaan Kosmetik Revlon Mengabarkan Kebangkrutan di AS

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1655526746226_1655526773

Perusahaan Kosmetik Revlon Ajukan Kebangkrutan di AS

SIAPBELAJAR.COM - Sahabat siapbelajar, tentunya sudah tidak asing lagi dengan brand kosmetik revlon yang kerap kali digemari oleh para ladies ini.

Kabarnya kini perusahaan kosmetik Revlon telah mengajukan kebangkrutannya di AS, karena adanya gangguan rantai pasokan yang telah menaikkan biaya bahan baku untuk produknya.

Baca juga: Menko PMK, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi di SMK

Alasan Pengajuan Kebangkrutan

Perusahaan yang sudah berusia 90 tahun itu mengatakan bahwa mereka telah berjuang dengan pembayaran pemasok, inflasi dan kekurangan tenaga kerja. 

Perusahaan Revlon mengatakan mereka hanya mampu mendapatkan US$575 juta Rp8,51 triliun (asumsi kurs Rp14.809 per dolar AS) untuk membayar utang dan memenuhi operasional mereka sehari-harinya. Sahamnya kehilangan lebih dari 13% di perdagangan New York setelah pengumuman tersebut.

Dalam pengajuan pengadilan, perusahaan mengatakan bahwa gangguan rantai pasokan telah mendorong persaingan yang ketat untuk bahan-bahan yang digunakan dalam kosmetiknya. Perusahaan juga menambahkan bahwa pemasok juga meminta untuk dibayar di muka untuk pesanan yang mereka buat. 

“Hal ini telah menyebabkan kekurangan bahan-bahan yang diperlukan di seluruh portofolio perusahaan" kata Robert Caruso selaku Revlon’s Chief Restructuring.  “Misalnya, satu tabung lipstik Revlon membutuhkan 35 hingga 40 bahan baku dan suku cadang, yang masing-masing sangat penting untuk membawa produk ke pasar,” tambahnya. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Revlon telah menghadapi persaingan yang meningkat dari merek-merek milik selebriti seperti Kylie Jenner's Kylie Cosmetics dan Fenty Beauty Rihanna. 

“Pengajuan kebangkrutan akan memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk ikonik yang telah kami berikan selama beberapa dekade kepada pelanggan kami sambil memberikan jalur yang lebih jelas untuk pertumbuhan kami di masa depan” kata Debra Perelman selaku CEO Revlon. 

Revlon didirikan pada tahun 1932 oleh Charles bersaudara, yaitu Joseph Revson dan Charles Lachman. Pada saat itu mereka mulai menjual cat kuku. Kemudian pada pertengahan 1950-an produknya telah menjadi merek internasional.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1659428665660_1659428666

Share and Care

5 Bahaya Merkuri untuk Kesehatan Tubuh

SIAPBELAJAR.COM - Produk kecantikan yang mengandung merkuri memang dapat membuat kulit putih dalam waktu yang singkat. Namun di balik hasilnya yang instan, penggunaannya dapat membawa damp
1656055200833_1656055226

Trending

Isu Bangkrutnya Sri Lanka

SIAPBELAJAR.COM - Negara berpenduduk 22 juta orang itu berada dalam cengkeraman krisis ekonomi terburuknya setelah kehabisan devisa untuk membiayai impor yang paling penting sekalipun termasuk makan
1655728843507_1655728862

Saintek

Program Studi Rekayasa Kosmetik Kini Hadir di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka program studi sarjana (S1) Rekayasa Kosmetik. Program studi ini merupakan program studi pertama di Indonesia dan bekerja samas den
1655526746226_1655526773

Ekonomi

Perusahaan Kosmetik Revlon Mengabarkan Kebangkrutan di AS

SIAPBELAJAR.COM - Sahabat siapbelajar, tentunya sudah tidak asing lagi dengan brand kosmetik revlon yang kerap kali digemari oleh para ladies ini. Kabarnya kini perusahaan kosmetik Revlon telah mengaj