ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Jadi 5,2%

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1658793500574_1658793625

ADB juga berkomitmen mencapai Asia Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, berkelanjutan .

SIAPBELAJAR.COM - Asian Development Bank (ADB) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,2%  pada tahun ini, karena permintaan domestik yang sehat dan pertumbuhan ekspor yang stabil. 

Revisi Proyeksi ADB ini diberikan dalam Suplemen Asian Development Outlook (ADO) 2022, rilis pada Kamis (21/7), naik dari perkiraan bank pada April sebesar 5,0%.

Revisi Prakiraan pertumbuhan Ekonomi Indonesia dalam pelengkap publikasi ekonomi unggulan, ADB konsisten dengan prospek yang membaik untuk Asia Tenggara. 

Untuk kawasan Asia Pasifik, ADB memproyeksikan pertumbuhan sebesar 5,0% pada tahun 2022, naik dari perkiraan April sebesar 4,9%.

Laporan tersebut melihat inflasi yang lebih tinggi di Indonesia tahun ini sebesar 4,0%, dibandingkan dengan proyeksi ADB 3,6% pada bulan April, karena harga komoditas yang tinggi. 

Untuk tahun 2023, ADB memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3% dan inflasi 3,3%. Seperti dilansir indiaeducationdiary.in.

“Aktivitas ekonomi di Indonesia terus normal sementara infeksi COVID-19 tetap terkendali, meskipun jumlah kasus baru-baru ini meningkat,” kata Country Director ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga. 

ADB juga berkomitmen mencapai Asia Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, berkelanjutan dan terus melanjutkan upaya memberantas kemiskinan ekstrem.

Inflasi meningkat melukai daya beli rumah tangga.

Jiro menuturkan, peningkatan inflasi menurunkan daya beli rumah tangga. Namun, tingginya harga sejumlah komoditas ekspor utama mendatangkan keuntungan berupa penghasilan ekspor dan pendapatan fiskal.

"Sehingga memungkinkah pemerintah untuk memberi bantuan di tengah kenaikan harga pangan, listrik, dan bahan bakar, sambil tetap mengurangi defisit anggaran," terang Jiro

ADB berkomitmen untuk mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan dengan mempertahankan upaya untuk memberantas kemiskinan ekstrem.

ADB adalah lembaga keuangan yang didirikan pada tahun 1966, ada 68 negara anggota , 49 diantaranya ada wilayah Asia Pasifik.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776007153684_1776007167

Ekonomi

PHK Capai 8.389 Orang hingga Maret 2026, Jawa Barat Tertinggi

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan melalui Kementerian Ketenagakerjaan merilis data terbaru terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) nasional hingga Maret 2026. Tercatat sebanyak 8.389 tenaga kerja t
1776006027224_1776006042

Ekonomi

SIL Festival 2026 Serap 1.200 Tenaga Kerja

Surabaya — Kegiatan Surabaya Industrial and Labour (SIL) Festival 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya berhasil menunjukkan dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi daerah dan peny
5 Ide Ternak (4)_1707220418

Religi

Serikat Ekonomi Pesantren Monitoring Program Ponpes di Bogor

Mediana.id - Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) melakukan kegiatan monitoring program pembangunan sarana prasarana sanitasi dan air bersih di beberapa pondok pesantren (ponpes) di Bogor sejak Senin (5/2)
5 Ide Ternak (1)_1707145133

Ekonomi

5 Ide Ternak yang Bisa Dilakukan di Rumah dengan Cuan Menggiurkan

Mediana.id- Beternak merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan, terutama bagi Anda yang memiliki lahan sempit di rumah. Ada banyak hewan ternak yang bisa Anda pilih, mulai dari unggas, ikan, h
1690427974333_1690428093

Religi

Nazava dan Serikat Ekonomi Pesantren Jalin Kerjasama untuk Kembangkan Usaha Pesantren

Mediana.id - Nazava, sebuah perusahaan sosial yang memproduksi filter air bersertifikat WHO, menjalin kerjasama dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkat