Mediana.id- Beternak merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan, terutama bagi Anda yang memiliki lahan sempit di rumah. Ada banyak hewan ternak yang bisa Anda pilih, mulai dari unggas, ikan, hingga hewan hias. Dengan modal yang relatif kecil, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari bisnis ternak ini. Berikut ini adalah lima ide ternak yang bisa Anda coba di rumah:
1. Ternak Bebek Petelur
Bebek petelur adalah salah satu jenis unggas yang cocok untuk diternak di rumah. Bebek petelur bisa menghasilkan telur yang banyak dan berkualitas, yang bisa Anda jual dengan harga tinggi. Selain itu, bebek petelur juga mudah dipelihara, karena tidak membutuhkan ruang yang luas dan pakan yang mahal. Anda bisa memberi mereka dedak atau keong sawah yang murah dan mudah didapat. Bebek petelur juga tahan terhadap penyakit, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kerugian akibat kematian.
Untuk memulai bisnis ternak bebek petelur, Anda cukup menyiapkan modal untuk membeli bebek yang sudah siap bertelur, kandang, dan pakan. Anda bisa memilih bebek lokal atau bebek hibrida, tergantung dari budget dan target pasar Anda. Bebek lokal biasanya lebih murah, tetapi telurnya lebih kecil dan jumlahnya lebih sedikit. Bebek hibrida biasanya lebih mahal, tetapi telurnya lebih besar dan jumlahnya lebih banyak. Anda bisa memelihara sekitar 10-20 ekor bebek di lahan sempit di rumah Anda. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan sekitar 8-16 butir telur per hari, yang bisa Anda jual dengan harga Rp 2.000-Rp 3.000 per butir.
2. Ternak Lele
Lele adalah salah satu jenis ikan yang populer dan banyak dicari oleh konsumen. Lele memiliki daging yang lezat dan gizi yang tinggi, sehingga cocok untuk diolah menjadi berbagai masakan. Selain itu, lele juga mudah dibudidayakan, karena bisa hidup di air yang minim oksigen dan tahan terhadap perubahan suhu. Anda bisa menanam lele di kolam terpal yang bisa Anda buat sendiri di halaman belakang rumah Anda. Kolam terpal ini tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup sekitar 2 x 1 x 0,6 meter saja.
Untuk memulai bisnis ternak lele, Anda cukup menyiapkan modal untuk membeli bibit lele, kolam terpal, dan pakan. Anda bisa membeli bibit lele yang berukuran sekitar 9-10 cm dengan harga Rp 450 per ekor. Anda bisa memelihara sekitar 50-100 ekor lele di kolam terpal Anda. Untuk pakan, Anda bisa memberi mereka pelet apung atau cacing sutra, yang bisa Anda beli dengan harga Rp 17.000-Rp 7.000 per kg. Dengan perawatan yang baik, lele Anda bisa tumbuh hingga berat 1-2 kg dalam waktu sekitar 3-4 bulan. Anda bisa menjual lele Anda dengan harga Rp 25.000-Rp 35.000 per kg.
3. Ternak Ikan Hias
Ikan hias adalah salah satu hewan peliharaan yang banyak diminati oleh masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19. Ikan hias bisa memberi kesan indah dan menenangkan bagi pemiliknya. Selain itu, ikan hias juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan, karena harganya yang cukup tinggi di pasaran. Anda bisa menanam ikan hias di akuarium yang bisa Anda letakkan di dalam atau di luar rumah Anda. Akuarium ini tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup sekitar 60 x 30 x 40 cm saja.
Untuk memulai bisnis ternak ikan hias, Anda cukup menyiapkan modal untuk membeli bibit ikan hias, akuarium, dan pakan. Anda bisa memilih jenis ikan hias yang populer dan mudah dipelihara, seperti ikan guppy, ikan cupang, ikan blue electric, ikan mas koki, dan lain-lain. Harga bibit ikan hias bervariasi, tergantung dari jenis dan kualitasnya. Anda bisa memelihara sekitar 10-20 ekor ikan hias di akuarium Anda. Untuk pakan, Anda bisa memberi mereka pelet khusus atau cacing beku, yang bisa Anda beli dengan harga Rp 10.000-Rp 20.000 per bungkus. Dengan perawatan yang baik, ikan hias Anda bisa tumbuh sehat dan cantik dalam waktu sekitar 2-3 bulan. Anda bisa menjual ikan hias Anda dengan harga Rp 5.000-Rp 50.000 per ekor, tergantung dari jenis dan kualitasnya.
4. Ternak Ayam Pedaging atau Broiler
Ayam pedaging atau broiler adalah salah satu jenis unggas yang banyak diminati oleh konsumen, karena dagingnya yang lezat dan bergizi. Ayam pedaging juga termasuk hewan ternak yang cepat berkembang, sehingga bisa dipanen dalam waktu singkat. Anda bisa menanam ayam pedaging di kandang yang bisa Anda buat sendiri di rumah Anda. Kandang ini tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup sekitar 2 x 2 x 1,5 meter saja.
Untuk memulai bisnis ternak ayam pedaging, Anda cukup menyiapkan modal untuk membeli bibit ayam pedaging, kandang, dan pakan. Anda bisa membeli bibit ayam pedaging yang berukuran sekitar 100-150 gram dengan harga Rp 7.000-Rp 10.000 per ekor. Anda bisa memelihara sekitar 20-30 ekor ayam pedaging di kandang Anda. Untuk pakan, Anda bisa memberi mereka pelet khusus atau jagung giling, yang bisa Anda beli dengan harga Rp 15.000-Rp 20.000 per kg. Dengan perawatan yang baik, ayam pedaging Anda bisa tumbuh hingga berat 2 kg dalam waktu sekitar 30-35 hari. Anda bisa menjual ayam pedaging Anda dengan harga Rp 40.000-Rp 50.000 per ekor.
5. Ternak Burung Kicau
Burung kicau adalah salah satu hewan hias yang banyak diminati oleh masyarakat, terutama para pecinta burung. Burung kicau memiliki suara yang merdu dan indah, sehingga bisa memberi kesenangan bagi pemiliknya. Selain itu, burung kicau juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan, karena harganya yang cukup tinggi di pasaran, terutama jika burung tersebut memiliki kualitas suara dan fisik yang bagus. Anda bisa menanam burung kicau di sangkar yang bisa Anda gantung di dalam atau di luar rumah Anda. Sangkar ini tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup sekitar 30 x 30 x 40 cm saja.
Untuk memulai bisnis ternak burung kicau, Anda cukup menyiapkan modal untuk membeli bibit burung kicau, sangkar, dan pakan. Anda bisa memilih jenis burung kicau yang populer dan mudah dipelihara, seperti kacer, murai batu, cucak ijo, kenari, dan lain-lain. Harga bibit burung kicau bervariasi, tergantung dari jenis dan kualitasnya. Anda bisa memelihara sekitar 5-10 ekor burung kicau di sangkar Anda. Untuk pakan, Anda bisa memberi mereka voer, buah-buahan, atau serangga, yang bisa Anda beli dengan harga Rp 5.000-Rp 10.000 per bungkus. Dengan perawatan yang baik, burung kicau Anda bisa tumbuh sehat dan berkicau dengan merdu dalam waktu sekitar
itulah 5 ide ternak yang dapat dilakukan dengan baik di rumah dan dilahan yang sempit namun tetap menjanjikan cuan yang melimpah jika dijalankan dengan tekun. selamat mencoba sahabat mediana
