SIAPBELAJAR.COM - Menurut
survei pendapat dari hampir 1.500 orang dewasa yang dilakukan oleh YouGov, terdapat sekitar 69% lulusan di
Inggris berpikir bahwa membayar £9,250 atau sekitar Rp 159,4 juta setahun untuk
biaya kuliah adalah nilai buruk untuk pendidikan universitas.
Hanya 18% lulusan yang
menanggapi survei mengatakan bahwa biaya gelar universitas adalah nilai terbaik
untuk uang.
Di antara non-lulusan,
20% mengatakan bahwa biaya pendidikan universitas saat ini adalah nilai yang
baik, sementara 47% lainnya menganggapnya sebagai nilai yang buruk.
Secara berbeda, sekitar
70% orang dewasa Inggris, 64% non-lulusan dan 85% lulusan menyatakan bahwa £1,000
atau sekitar Rp 17,2 juta per tahun untuk biaya kuliah adalah nilai yang baik
untuk pendidikan universitas.
“Sementara 70% berpikir bahwa biaya £1,000 atau sekitar Rp 17,2 juta per tahun antara tahun 1998 dan 2006 adalah nilai yang baik untuk pendidikan universitas, 64% mengatakan hal yang sama sebesar £3,000 atau sekitar Rp 51,6 juta per tahun dari tahun 2006 hingga 2012. Kemudian angka ini merosot ke 19% sebesar £9,250 atau sekitar Rp 159,4 juta setahun untuk saat ini” jelas YouGov.
Survei juga menunjukkan bahwa setengah dari lulusan (50%) menentang adanya perubahan pinjaman mahasiswa baru dibandingkan dengan 28% non-lulusan yang menyatakan hal yang sama.
Aturan Baru Pinjaman Mahasiswa Di bawah aturan baru, ambang gaji tahunan di mana pinjaman dilunasi akan dikurangi menjadi £25,000 atau sekitar Rp 430,7 juta dari £27,295 atau sekitar Rp 470,2 juta, tingkat bunga akan turun serta jangka waktu pembayaran akan diperpanjang dari 30 tahun menjadi 40 tahun.
Aturan Baru Pinjaman Mahasiswa
Di bawah aturan baru, ambang gaji tahunan di mana pinjaman dilunasi akan dikurangi menjadi £25,000 atau sekitar Rp 430,7 juta dari £27,295 atau sekitar Rp 470,2 juta, tingkat bunga akan turun serta jangka waktu pembayaran akan diperpanjang dari 30 tahun menjadi 40 tahun.
Perubahan tersebut
didukung oleh 35% lulusan dan 44% non-lulusan. Bedanya, 15% lulusan dan 29%
non-lulusan ragu-ragu untuk memberikan pendapat.
Selanjutnya, survei
mengungkapkan bahwa 54% Konservatif lebih cenderung mendukung aturan baru
dibandingkan dengan 29% pemilih Partai Buruh.
“Satu dari tiga (35%)
berpikir bahwa mahasiswa akan membayar lebih dari yang mereka lakukan saat ini,
sementara hanya satu dari sepuluh (10%) berpikir bahwa mereka akan membayar
lebih sedikit. Seperempat (28%) berpikir bahwa perubahan tidak akan membuat
perbedaan,” catatan laporan itu.
Pro-Kontra Kondisi Finansial Lulusan Universitas
Dalam Jangka Panjang
Meskipun biaya kuliah
universitas sebesar £9,250 atau sekitar Rp 159,4 juta, orang dewasa Inggris
cenderung percaya bahwa mahasiswa akan lebih baik secara finansial dalam jangka
panjang jika mereka berkuliah.
Sekitar 41% orang
dewasa Inggris mengatakan bahwa sebagian besar lulusan akan lebih baik dalam
jangka panjang karena peningkatan pendapatan mereka akan melebihi biaya
universitas.
Namun, 44% lulusan
universitas sendiri tidak setuju bahwa di bawah aturan baru, siswa akan
berakhir lebih baik karena menurut mereka, mereka akan berada dalam kondisi
yang lebih buruk dalam jangka panjang, dibandingkan dengan 37% lainnya yang
mengatakan bahwa siswa akan lebih baik.
Di sisi lain,
non-lulusan lebih optimis dalam hal ini, karena 43% dari mereka percaya bahwa
lulusan akan berakhir lebih baik setelah kuliah, dibandingkan dengan 27%
lainnya yang mengatakan bahwa lulusan akan lebih buruk dalam jangka panjang.
Saintek
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib