Pengusaha India Gautam Adani Menjadi Orang Terkaya No 2 di Dunia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1663417250409_1663417265

Pengusaha India Gautam Adani Menjadi Orang Terkaya No 2 di Dunia

SIAPBELAJAR.COM - Pengusaha asal India Gautam Adani menggeser posisi Jeff Bezos diurutan kedua orang terkaya di dunia. Adani hanya kalah dari Elon Musk di posisi pertama.

Dengan total kekayaan mencapai US$146,9 miliar, Adani berhasil merangsek ke peringkat Billionaire Index yang dikeluarkan Bloomberg.

Dilansir dari CNN, Jumat (16/9), Adani hanya membutuhkan kurang dari 10 bulan untuk mencapai posisi itu usai memulainya di urutan ke-14 pada tahun lalu.

Pencapaian Adani ini juga menempatkan dirinya sebagai orang Asia pertama yang meraih posisi tertinggi dalam daftar kekayaan, setelah sekian lama didominasi oleh pengusaha teknologi asal Eropa atau Amerika.

Sebagian besar bisnis Adani terkait dengan konglomerasi Adani Group yang mencakup kegiatan amat luas. Adani Group berfokus pada bisnis pelabuhan dan batu bara, yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam waktu hampir tiga tahun, Adani telah menguasai tujuh bandara dan hampir seperempat lintas udara di India. Grupnya, kini tercatat memiliki operator bandara, pembangkit listrik, dan pengecer gas kota terbesar dari sektor swasta India.

Saham beberapa perusahaan Adani telah melonjak lebih dari 1.000% sejak Juni 2020. Hal ini dinilai mencerminkan optimisme investor tentang kekuatan konglomerat di bidang-bidang seperti infrastruktur dan energi terbarukan yang diprioritaskan Perdana Menteri Narendra Modi untuk pembangunan. Saham Adani Enterprises juga naik lebih dari 115% pada tahun 2022.

Pada Februari lalu, Adani juga menggeser posisi konglomerat India Mukesh Ambani sebagai orang terkaya di Asia.

Kiprah bisnis dari Adani sendiri tak berlangsung mulus. Ia bahkan sempat tak tamat belajar di pendidikan tinggi, saat ia belajar jurusan bisnis di Universitas Gujarat.

Namun sedari awal, Adani sudah terekspos dengan kegiatan bisnis. Ia sempat mencoba peruntungan bisnis berlian pada awal 80-an di Mumbai, namun hasilnya juga tak memuaskan.

Adani pun kembali menuju kampung halamannya di Gujarat untuk membantu bisnis keluarganya yang bergerak pada produk plastik, hingga ia mendirikan Adani Power pada 1996 untuk fokus di bidang energi.

Kini perusahaan milik Adani telah berkembang menjadi enam perusahaan yakni Adani Enterprises, Adani Green Energy, Adani Ports & SEZ, Adani Power, Adani Transmission, Adani Total Gas, dan Adani Wilmar.

Sementara itu, total kekayaan bos Amazon Jeff Bezos dilaporkan merosot menjadi US$145,8 miliar berdasarkan laporan Bloomberg.

Bezos sendiri sempat menempati peringkat pertama sebagai orang terkaya di dunia, tetapi kekayaannya merosot jauh imbas perceraiannya pada 2019.

Ia tergeser oleh Elon Musk pada saat itu, yang kini masih memimpin sebagai orang terkaya di dunia dengan total kekayaan sebesar US$260 miliar.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1678441539218_1678441412

Trending

Campa Cola, Minuman Ikonik Asal India Akan Kembali Diluncurkan

SIAPBELAJAR.COM - Miliarder India, Mukesh Ambani's Reliance Group akan meluncurkan kembali merek minuman ikonik berusia 50 tahun, Campa Cola pada musim panas ini. Pihaknya membeli merek dari pembuat
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b
1665649687812_1665649700

Trending

Terkait Kematian Anak, Produksi Sirup Obat Batuk di India Dihentikan

SIAPBELAJAR.COM - Pejabat kesehatan India telah memerintahkan pembuat sirup obat batuk untuk menghentikan produksi setelah mereka dikaitkan dengan kematian anak-anak di Gambia.Maiden Pharmaceuticals
1665369400265_1665369411

Ekonomi

Penurunan Biaya Kuliah di Martin University

SIAPBELAJAR.COM - Mulai Januari 2023, mahasiswa di Martin University dapat mengharapkan penurunan sebesar 45% dalam biaya kuliah sarjana dan penurunan sebesar 42% dalam biaya kuliah pascasarjana, b