Gerakan Nasional Wakaf Uang Dukung Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

1

0

Ekonomi
1653371209490_1653371239

Wakaf

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pemerintah tengah fokus mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam laporan pada Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah, Senin (25/01/2021), di Istana Negara, Jakarta.

“Sejalan dengan berkembangnya sektor ekonomi dan keuangan syariah, sektor dana sosial syariah atau filantropi Islam yang mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengembangan tersebut, Pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan lembaga terkait meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang yaitu gerakan berupa program edukasi dan sosialisasi wakaf uang yang diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

“Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih cepat dan luas, serta mempercepat visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia,” ujarnya.

Menkeu menambahkan, sampai dengan 20 Desember 2020, total wakaf uang telah terkumpul mencapai Rp328 miliar, sedangkan project-based wakaf mencapai Rp597 miliar.

Selain itu, tahun lalu BWI dan para nazir (pengelola) memobilisasi wakaf uang dan menginvestasikannya pada Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS), sebuah instrumen baru yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan yang imbal hasilnya digunakan untuk membiayai berbagai program sosial.

“Saat ini sudah terkumpul lebih dari Rp54 miliar dalam bentuk Cash Wakaf Linked Sukuk,” tambahnya.

Mengingat jumlah dan antusiasme partisipasi masyarakat  dalam wakaf, para stakeholder atau pemangku kepentingan akan mengembangkan pengelolaan wakaf uang untuk memperkuat Islamic Social Safety Net.

Dengan pengelolaan yang amanah, transparan dan profesional, wakaf uang dan instrumen keuangan berbasis wakaf dapat membantu percepatan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (kemenkeu)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661571019956_1661571715

Ekonomi

Fully Funded Skema Baru Pensiunan PNS

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan perubahan skema dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena membebani keuangan negara. Skema yang saat ini Pay as You Go
1661173235850_1661173517

Trending

Menkeu Sebut Rp.608,3 Triliun Anggaran Prndidikan Tahun Depan

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan sebagai pilar kemajuan bangsa saat ini telah menjadi fokus perhatian pemerintah. Salah satunya pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki oleh negara.Perhatian pemerin
16;9 (25)_1657948941

Trending

Beli Rumah Makin Sulit Gen Z Mustahil Punya Rumah Sendiri?

SIAPBELAJAR.COM - Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa orang Indonesia akan kesulitan menemukan rumah karena lahan dan bunga naik setiap tahun.Suku bunga acuan di beberapa negara mulai mengal
1655741003068_1655741040

Ekonomi

Sri Mulyani Rilis Aturan Baru Tarif Bea Keluar Ekspor CPO

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis aturan bea keluar dan tarif bea keluar ekspor atas minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Tarif bea keluar tersebut be
1654653764072_1654653787

Ekonomi

Sri Mulyani, Krisis Ekonomi Global Sedang Mengancam

SIAPBELAJAR.COM - Isu akan terganggu lajunya ekonomi global semakin menyeruak, kini giliran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Ia mengatakan, semua negara h