Sri Mulyani, Krisis Ekonomi Global Sedang Mengancam

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1654653764072_1654653787

Ancaman Baru Ekonomi Dunia

SIAPBELAJAR.COM - Isu akan terganggu lajunya ekonomi global semakin menyeruak, kini giliran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Ia mengatakan, semua negara harus bersiap menghadapi ketidakpastian ekonomi global, termasuk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan RI pada (7/6/22).

Baca juga: Kabar Tidak Sedap dari Elon Musk Tentang Masa Depan Ekonomi Global

Masalah keuangan yang akan terjadi adalah kenaikan suku bunga yang mendorong perlambatan ekonomi.

Sri Mulyani mengatakan bahwa hal tersebut harus diwaspadai setelah Amerika Serikat (AS) menaikan suku bunga, hal tersebut menurut Menkeu, bisa saja memicu krisis ekonomi di berbagai belahan dunia. 

"Setiap kenaikan suku bunga naik di AS, pasti terjadi krisis di berbagai dunia," ujar Sri Mulyani pada Selasa (7/6/2022).

Contohnya pada tahun 1980, ujar Menkeu, ketika AS menaikkan suku bunga sampai 20% sehingga pada waktu itu negara-negara di Amerika latin seperti Brasil, Argentina dan Meksiko mengalami krisis keuangan. Hal serupa juga terjadi lagi pada tahun 1990 di mana suku bunga AS naik menjadi 9,75%.

Baca juga: Bicara Sampah Tak Ada Habisnya, Paper Hope Hiasi Taman Hutan Kota Tasikmalaya

"Indonesia harus melihat guncangan ini, kami harus menjaga pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat. Kami tidak ingin hanya ekonomi pulih tetapi masyarakat kondisinya membaik," tambahnya. 

Tahun ini, beberapa negara sudah mengalami tekanan tersebut. Selain disebabkan oleh perubahan kebijakan moneter AS, hal ini juga disebabkan karena adanya dampak dari pandemi Covid-19 serta perang Rusia dan Ukraina.

Negara-negara yang sudah mengalami tekanan tersebut di antaranya Srilanka, Pakistan, Argentina hingga Turki.

"Situasi itu tidak berdiri sendiri dan akibat policy di dalam negeri, ketahanan dan global yang makin menekan," pungkasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1688012548712_1688012557

Ekonomi

Ancaman Resesi Ekonomi Amerika dan Dampaknya Bagi Indonesia

Mediana.id - Amerika Serikat (AS) menghadapi ancaman resesi ekonomi di kuartal ke 4 tahun ini, akibat ketidak sinkronan antara kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan oleh pemerintah dan bank sen
1661571019956_1661571715

Ekonomi

Fully Funded Skema Baru Pensiunan PNS

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan perubahan skema dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena membebani keuangan negara. Skema yang saat ini Pay as You Go
1661173235850_1661173517

Trending

Menkeu Sebut Rp.608,3 Triliun Anggaran Prndidikan Tahun Depan

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan sebagai pilar kemajuan bangsa saat ini telah menjadi fokus perhatian pemerintah. Salah satunya pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki oleh negara.Perhatian pemerin
16;9 (25)_1657948941

Trending

Beli Rumah Makin Sulit Gen Z Mustahil Punya Rumah Sendiri?

SIAPBELAJAR.COM - Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa orang Indonesia akan kesulitan menemukan rumah karena lahan dan bunga naik setiap tahun.Suku bunga acuan di beberapa negara mulai mengal
1655741003068_1655741040

Ekonomi

Sri Mulyani Rilis Aturan Baru Tarif Bea Keluar Ekspor CPO

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis aturan bea keluar dan tarif bea keluar ekspor atas minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Tarif bea keluar tersebut be