WHO Mendesak Para Donor Darah untuk 'Bergabung Dalam Upaya' Menyelamatkan Nyawa

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655180821797_1655180858

Hari Donor Darah Sedunia: WHO Mendesak Para Donor Darah untuk 'Bergabung Dalam Upaya' untuk Menyelamatkan Nyawa

SIAPBELAJAR.COM - Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day), WHO telah mendesak calon donor darah di seluruh dunia untuk “join the effort” atau "bergabung dalam upaya" untuk menyelamatkan nyawa, meningkatkan kesehatan dan memajukan kesetaraan kesehatan dengan melakukan donor darah secara teratur, sukarela, dan tidak dibayar.

Jumlah Donor Darah di Seluruh Dunia

Menurut Dr Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara "Diperkirakan 118,5 juta donor darah dikumpulkan di seluruh dunia, di mana sekitar 40% dikumpulkan dari negara-negara berpenghasilan tinggi, dan tempat tinggal hanya berkisar 16% dari populasi dunia.

Sedangkan di negara-negara berpenghasilan rendah, sebagian besar transfusi darah diberikan kepada anak-anak di bawah usia lima tahun, dan untuk mengelola komplikasi terkait kehamilan, menjadikan sumbangan rutin oleh donor sukarela yang tidak dibayar sebagai alat penting dalam memerangi kematian ibu, bayi baru lahir, dan anak".

“Diperkirakan dua juta lebih unit darah sangat dibutuhkan dari donor sukarela yang tidak dibayar di wilayah daerah untuk membantu pasien dari semua kalangan usia untuk hidup lebih lama dan dengan kualitas hidup yang lebih tinggi, untuk mendukung prosedur medis dan bedah yang kompleks, dan untuk mempercepat kemajuan menuju cakupan kesehatan universal, ketahanan sistem kesehatan dan kesehatan untuk semuanya" kata Singh. 

Menurutnya, selama adanya pandemi Covid-19 semua darah yang disumbangkan discreening terlebih dahulu untuk dicek mengenai HIV, hepatitis B, hepatitis C, dan sifilis. Lebih dari 80% donor darah dikumpulkan dari donor sukarela yang tidak dibayar.

Peningkatan Jumlah Donor Darah

Dari tahun 2008 hingga 2018, dilaporkan adanya peningkatan proporsional tertinggi dalam donor darah sukarela yang tidak dibayar di antara semua wilayah WHO dan terjadi peningkatan tertinggi kedua dalam jumlah yang absolut.

Baca juga: Gundah Ajip Rosidi Ketika Sastrawan Sunda Kurang Diapresiasi

Rencana Aksi Nasional untuk Donor Darah

Kemudian, Singh lebih lanjut akan menekankan rencana aksi nasional untuk donor darah. Ia mengatakan bahwa beberapa prioritas perlu mendapat perhatian.

Yang pertama adalah pembuat kebijakan dan pengelola program. Mereka harus mengkaji ulang dan jika sudah sesuai maka dapat memperbarui rencana aksi donor darah nasional serta dapat memobilisasi pembiayaan yang memadai.

“Kedua, pengelola administrasi dan pengelola fasilitas kesehatan harus meningkatkan kapasitas petugas kesehatan untuk mengumpulkan, menyimpan dan mengelola darah secara aman, menanamkan budaya mutu yang mencakup semua aspek rantai transfusi darah,” katanya menambahkan.

Ketiga, pembuat kebijakan harus menstandardisasi pengumpulan dan pelaporan data serta menerapkan sistem yang seragam untuk ketertelusuran, pengawasan, kewaspadaan untuk penyedia sektor publik dan swasta. 

“Pengelola program, pendidik, dan kelompok masyarakat sipil harus meningkatkan kesadaran akan manfaat donor darah secara teratur, terutama di kalangan remaja yang harus didorong untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan,” ujar Direktur Regional WHO.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1676301860658_1676301879

Trending

WHO Beri Peringatan Flu Burung

SIAPBELAJAR.COM - World Health Organization (WHO) mengeluarkan peringatan risiko flu burung (H5N1) menjadi pandemi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan kekhawatiran kasus fl
1665199835757_1665199849

Trending

WHO Waspadai Sirup Obat Batuk Buatan India

SIAPBELAJAR.COM - Peringatan global telah dikeluarkan untuk empat sirup obat batuk setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan mereka dapat dikaitkan dengan kematian 66 anak di Gambia.Si
1658846838934_1658847079

Trending

Vaksin Cacar Masih Ampuh Melindungi Dari Risiko Cacar Monyet

SIAPBELAJAR.COM - Meningkatnya status cacar monyet atau monkeypox sebagai kondisi darurat global membuat Indonesia turut waspada. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan vaksin cacar mas
Orange Adventure Cycling Holiday Vlog YouTube Thumbnail (6)_1658743060

Trending

4 Kelompok Negara Resiko Tularkan Cacar Monyet Versi WHO

SIAPBELAJAR.COM - Cacar monyet atau monkeypox resmi ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penetapan ini disampaikan ol