SIAPBELAJAR.COM- Jordan Gatley tewas dalam pertempuran di Severodonetsk, Ukraina timur. Ia merupakan seorang tentara Inggris yang meninggalkan tentara Inggris pada bulan Maret dan pergi berperang di Ukraina.
Disampaikan oleh Keluarga
Informasi tersebut disampaikan oleh keluarganya. Ayahnya, Dean Gatley menulis dalam sebuah postingan di Facebook pada hari Sabtu bahwa mereka telah menerima berita buruk yang menyatakan bahwa putra kami, Jordan telah ditembak dan dibunuh di kota Severodonetsk, Ukraina.
Pertempuran berlangsung di kota dengan ratusan warga sipil yang berlindung saat Rusia berusaha untuk merebut lebih banyak kota di wilayah Donbas.
Dean Gatley mengatakan putranya yang berusia 24 tahun itu pergi ke Ukraina setelah mempertimbangkan dengan cermat untuk membantu.
Baca juga: Berprestasi di Ajang Bergengsi, Mahasiswa Indonesia Buat Bangga
Dia mengatakan dia telah membuat perubahan yang besar bagi kehidupan orang-orang. Tidak hanya menjadi tentara, tetapi juga dengan melatih pasukan Ukraina.
“Jordan dan timnya sangat bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan dan dia sering mengatakan kepada saya bahwa misi yang mereka lakukan berbahaya, tetapi perlu” tulis Dean Gatley.
Merupakan Bagian dari Pasukan Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina
Jordan Gatley adalah bagian dari Pasukan Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina, yang juga dikenal sebagai Pasukan Asing Ukraina.
Mykhailo Podolyak, salah satu penasihat Presiden Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa Jordan Gatley adalah seorang pahlawan sejati.
Dia adalah warga Inggris kedua yang terbunuh dalam perang setelah kematian Scott Sibley, yang juga merupakan seorang mantan anggota angkatan bersenjata Inggris. Dia terbunuh pada akhir April, pada usia 36 tahun.
Trending
Saintek
Saintek
Trending
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib