SIAPBELAJAR.COM - Banyaknya kasus kebocoran data pribadi menjadikan
perlindungan privasi di internet menjadi sangat penting. Selain data pribadi,
profil dan aktivitas pun bisa bocor atau terlacak.
Dikutip dari laman Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dengan survei bertajuk Profil Internet
Indonesia 2022 melibatkan 7.568 responden yang tersebar di seluruh provinsi di
indonesia. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode wawancara dengan
bantuan kuisioner yang dimulai pada 11 Januari sampai 24 februari 2022.
Sebesar 14,87% responden belum mengetahui cara mengamankan
datanya selama berselancar di internet, dan sebesar 13,03% responden pernah
mengalami berbagai kasus keamanan.
Data pribadi adalah salah satu hal yang mesti diperhatikan
dan diwaspadai dari kejahatan cyber. Diantaranya data pribadi yang bocor bisa
disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, sobat belajar bisa menerapkan cara mengamankan data pribadi ketika berselancar di internet. Yaitu :
Baca Juga : Begini Cara Abaikan Pesan WhatsApp Menggangu Tanpa Blokir
1. Gunakan VPN
Virtual private network (VPN) merupakan perangkat populer
yang dipakai sebagai sensor internet di sekolah maupun kantor.
Pada dasarnya, perangkat ini memindahkan koneksi Internet
kamu ke lokasi berbeda. Sehingga, kamu tidak mudah diidentifikasi ke situs yang
melacakmu. Dengan menggabungkan VPN dengan perangkat pelindung keamanan lain,
kamu bisa meningkatkan proteksi.
2. Memastikan Data Terendkripsi
Setiap situs memiliki sistem keamanan enkripsi untuk
memastikan data terkode dengan amat saat dikirimkan lewat situs website.
Contohnya seperti Secure HTTP atau yang disebut dengan HTTPS dan sertifikasi
SSL. Biasanya situs yang memiliki keamanan enkripsi data bisa diketahui dengan
alamat situs yang diawali dengan https. Selain itu, keamanan juga bisa dilihat
dengan adanya logo gembok di kiri atas sebelah tautan situs.
3. Waspadai Tautan Phising
Saat ini banyak sekali tautan (link) yang mengatasnamakan
instansi atau organisasi. Dalam beberapa kasus, link tersebut dapat mengarahkan
ke halaman login palsu sebagai jebakan dan mencuri data pribadi. Caranya adalah
jangan asal memberikan data pribadi di situs yang tidak tepercaya. Periksa
kembali alamat (domain) situs, contohnya untuk situs pemerintahan menggunakan
domain .go.id seperti https://layanan.kominfo.go.id/
4. Gunakan Password yang sulit ditebak
Password atau kata sandi adalah hal yang paling penting
dalam akses login. Oleh karena itu, gunakanlah kata sandi yang sulit untuk
ditebak. Hindari penggunaan kata sandi menggunakan tanggal lahir ataupun nama.
Selain itu, ganti kata sandi setiap tiga bulan sekali.
5. Bersihkan Cookies Secara Berkala
Cookies adalah file teks kecil yang disimpan di komputermu. Cookies biasanya berisi sedikit informasi yang terkait dengan penjelajahan web dan perangkatmu.
Situs yang kamu kunjungi menggunakan cookies untuk membuatmu
tetap masuk di situs tersebut. Di satu sisi, cookies memang mempermudah
akvititas browsing kamu. Namun, mereka juga sebenarnya melacak aktivitasmu.
6. Berhati-hati dalam memberi izin
Saat mengunduh aplikasi di ponsel, mungkin kamu diminta
memberikan izin tertentu. Perhatikan saat menerima persyaratan ini.
Sebab, aplikasi ini mungkin meminta akses yang tidak perlu ke kamera atau mikrofonmu. Memberikan izin aplikasi tanpa menyadari yang kamu setujui, dapat menyebabkan pelanggaran privasi yang tidak disengaja.
7. Gunakan Mode Incognito Ketika Berselancar
Saat berselancar di internet, gunakanlah mode Incognito (penyamaran). Saat ini kebanyakan browser canggih sudah memiliki mode ini. Di dalam mode ini akan mematikan perekaman data ketika browsing. Browser tidak akan merekam alamat situs dan laman yang telah dikunjungi. Browser juga tidak dapat merekam datapribadi, seperti nama pengguna untuk login, password, juga cache dan cookies dari situs web yang dikunjungi.
Baca Juga : Penguasaan Teknologi Digital Kunci Kekuatan
Demikian 7 cara mengamankan data pribadi ketika berselancar
di inernet, semoga sahabat belajar senantiasa
selalu berhati-hati agar semua data dan aktivitas pribadi kita dapat terjaga
kemanannya.
Trending
Saintek
Saintek
Trending
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib