Pemutaran Film Pendek

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Seniraga
1656119366723_1656119387

Pemutaran Film Pendek

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Sophia akan menyelenggarakan pemutaran enam film pendek yang disutradarai oleh sutradara wanita Ukraina pada Rabu, 29 Juni 2022 mendatang.

Setelah pemutaran di Universitas Sophia, film-film tersebut akan diputar di London, Korea, Singapura, dan Los Angeles. Sebelumnya, sekitar 50 foto dan karya seni yang diambil oleh fotografer muda Ukraina di kota Kyiv, Kharkiv, dan Mariupol di Ukraina dipamerkan di lantai pertama Gedung No. 2 di Kampus Yotsuya.

Dibuka untuk Umum

Pemutaran film dan pameran foto tersebut terselenggara atas keinginan dua lulusan Fakultas Liberal Arts, Yulia Sakai dan Ayano Soma. Alumni ini meminta dukungan berkelanjutan untuk Ukraina dan ingin lebih banyak orang tahu tentang budaya dan seni negara yang menarik ini.

Pemutaran film maupun pameran foto akan terbuka untuk umum. Tidak ada biaya untuk menghadiri pemutaran film dan pameran foto tersebut, namun diharapkan orang-orang yang hadir di acara tersebut dapat memberikan sumbangan ke organisasi amal yang mendukung Ukraina.

Alasan Dibalik Pemutaran Film

“Ketika perang dimulai, kami ingin membantu Ukraina, jadi kami mulai memposting di Facebook dan melakukan aktivitas lain. Saat itu kami bertemu dengan Ms.Ksenia Bugrimova, perwakilan dari UFFI (Ukrainian Female Film and Media Industry), dan dia bertanya kepada kami apakah UFFI dapat mengadakan pemutaran film dan pameran foto di Jepang untuk mendukung sutradara dan fotografer wanita di Ukraina. Ini merupakan awal dari proyek.” ujar Yulia Sakai dan Ayano Soma selaku perwakilan acara pameran dalam wawancaranya.

Dengan dukungan dari teman-temannya, mereka meminta Institute for Comparative Culture dan Catholic Jesuit Center untuk menjadi tuan rumah acara di Universitas Sophia, kemudian mereka bekerja sama dengan fakultas dan staf untuk mempersiapkan acara tersebut.

Rekomendasi Film dan Foto yang Dipamerkan

Semua film pendek disutradarai oleh wanita, berdurasi dari 9 hingga 27 menit dan semua filmnya sangat diakui. “Kami merekomendasikan film bisu "The Seed," yang disutradarai oleh perwakilan UFFI Ms. Bugrimova, yang ditayangkan perdana dalam Kompetisi Film Pendek di Festival Film Cannes.” kata perwakilan acara pameran.

Bugrimova juga akan hadir secara online untuk menyapa penonton pada hari pemutaran.

Baca juga: Samsung Innovation Campus Berikan Pelatihan Coding kepada Siswa

Di antara foto-foto yang dipajang, mereka juga sangat merekomendasikan foto ibu Dasha dan putra Boris. Terkait foto tersebut, ada cerita tentang pelarian ibu dan anak ini dari Kota Mariupol yang juga dipamerkan bersama foto tersebut.

Kemudian mereka juga merekomendasikan foto avant-garde yaitu sebuah tiruan boneka montanka, yang merupakan boneka tradisional Ukraina. Menafsirkan karya yang dipamerkan memang sulit, namun masing-masing memiliki makna yang dalam. Misalnya, potongan "Presiden" menunjukkan hati (model hati) di dada, menunjukkan cinta tanah air, dengan warna hijau mewakili kehangatan.

Harapan Diadakannya Pemutaran Film dan Pameran Foto

Barang-barang tradisional Ukraina seperti kostum rakyat dan Pysanki telah diperkenalkan di Jepang, tetapi hanya ada sedikit kesempatan bagi orang-orang di Jepang untuk melihat budaya dan seni kontemporer yang diciptakan oleh anak-anak muda setempat.

“Kami ingin menyampaikan fakta bahwa ada banyak anak muda berbakat di Ukraina, dan kami berharap pengunjung dapat merasakan daya tarik budaya dan seni Ukraina.” ujarnya. Selain itu, foto-foto dalam pameran ini akan memberi kita wawasan tentang emosi orang Ukraina dan situasi kota-kota Ukraina saat ini.

Para perwakilan pameran berharap bahwa orang-orang akan merasa lebih dekat dengan Ukraina bukan dari kota-kota yang dipenuhi puing-puing dan pemandangan tragis, tetapi dari pemandangan kehidupan sehari-hari selama perang.

Warga Ukraina yang tinggal di kota-kota di seluruh dunia sekarang terlibat dalam berbagai kegiatan dukungan untuk negara mereka, termasuk kegiatan penggalangan dana. Harapan dari diadakannya pemutaran film pendek dan pameran foto ini semoga dapat menjadi contoh melakukan kegiatan yang mendukung negaranya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776087034860_1776087060

Ekonomi

Tenaga Kerja di Jepang Terancam Digantikan Robot

Jakarta – Jepang tengah menghadapi krisis demografi serius yang tidak hanya berdampak pada penurunan angka kelahiran, tetapi juga menggerus jumlah tenaga kerja produktif. Fenomena yang kerap disebut
1691650308754_1691650318

Trending

Topan Khanun Hantam Jepang dan Korea Selatan, Ribuan Orang Mengungsi

Mediana.id - Topan Khanun, badai tropis yang telah menewaskan dua orang di Jepang selatan pekan lalu, kembali menghantam wilayah tersebut pada Rabu (9/8/2023) sebelum bergerak ke arah Korea Selatan. B
1687837436269_1687837443

Trending

Yuk Ketahui Virus Oz yang Menelan Korban Jiwa Pertama di Jepang

Mediana.id - Virus Oz telah menewaskan seorang wanita berusia 70 tahun di Prefektur Ibaraki, Jepang, pada Jumat (23/6/2023). Ini adalah kasus kematian pertama di dunia akibat virus Oz.Menurut kementri
1679554586526_1679554445

Saintek

Rencana Ambisius Jepang untuk Menyambut 400.000 Siswa Internasional pada Tahun 2033

SIAPBELAJAR.COM - Jepang berencana untuk menampung 400.000 siswa internasional pada tahun 2033 serta memikat mereka untuk tinggal dan bekerja di negara tersebut setelah lulus. Media lokal melaporka
1667268441104_1667268494

Ekonomi

Indonesia Gandeng Jepang Bangun Informasi Bidang Ketenagakerjaan

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mengadakan kerja sama dengan Jepang untuk membangun sistem informasi pasar kerja, pengawas ketenagakerjaan, dan program terkait peker