Indonesia Darurat Sampah Plastik, India Larang Penggunaan Sekali Pakai

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
image_2022-07-03_203826846_1656856293

India Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

SIAPBELAJAR.COM- India melarang 19 barang plastik sekali pakai untuk memerangi polusi. Barang plastik yang dikatakan tidak terlalu berguna tetapi berpotensi tinggi menjadi sampah.

Larangan berlaku untuk jenis produk seperti sedotan plastik, stik untuk balon, stik permen, alat makan sekali pakai, kemasan permen, kemasan es krim, dan bungkus rokok.

Ini bukan pertama kalinya India mempertimbangkan larangan plastik. Tetapi upaya sebelumnya berfokus pada wilayah tertentu, dan membuahkan berbagai tingkat keberhasilan. 

Baca juga : Wacana LPG 3 Kg Menggunakan MyPertamina Masih Menunggu Pemerintah 

Larangan nasional yang mencakup tidak hanya penggunaan plastik, tetapi juga produksi atau impornya adalah "dorongan yang pasti," kata Satyarupa Shekhar, koordinator Asia-Pasifik dari kelompok advokasi Break Free from Plastic.

Beberapa kantong plastik sekali pakai juga akan dihapus dan diganti dengan yang lebih tebal untuk mendorong penggunaan kembali. Produsen plastik telah meminta pemerintah untuk menunda larangan tersebut, dengan alasan inflasi dan potensi kehilangan pekerjaan, dan waktu yang diberikan menurut mereka tidak cukup untuk mempersiapkan pembatasan tersebut.

Kebanyakan plastik tidak didaur ulang

Menurut badan pengawas polusi federal,  sebagian besar plastik di dunia tidak didaur ulang dan jutaan ton plastik mencemari lautan dunia. Para ilmuwan masih mencoba untuk menilai risiko yang ditimbulkan oleh potongan-potongan kecil plastik yang rusak, yang dikenal sebagai mikroplastik. Pada tahun 2020, lebih dari 4,5 juta ton sampah plastik dihasilkan di India.

Jalanan di kota-kota India dipenuhi dengan barang-barang plastik bekas yang dapat menyumbat saluran air, sungai, lautan dan juga membunuh hewan.

Beberapa ahli percaya bahwa menegakkan larangan tersebut merupakan awal yang baik meski dilakukannya mungkin sulit.

Indonesia Darurat Sampah Plastik

Sementara itu, di negara kita Indonesia. Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah, sungai maupun laut. Sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai, adalah faktor utama pencemaran karena membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami.

Sampah-sampah yang dibuang sembarangan mengalir ke laut dan mencemari tanah serta sungai. Dan Indonesia dinyatakan sebagai penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia.

Sebagian Fakta Sampah di Indonesia

Sebagai salah satu bukti bahwa Indonesia sedang darurat sampaah plastik dikatakan oleh sebuah penelitian dari UC Davis dan Universitas Hasanuddin yang dilakukan di pasar Paotere Makassar menunjukkan 23% sampel ikan yang diambil memiliki kandungan plastik di perutnya.

 Upaya mengurangi dampak negatif sampah plastik, sudah seharusnya dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya dengan pengeloloaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan, sehingga bisa meminimalisir banyaknya polutan bagi tanah dan air yang diakibatkan oleh sampah plastik.


Tag :
India
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1678441539218_1678441412

Trending

Campa Cola, Minuman Ikonik Asal India Akan Kembali Diluncurkan

SIAPBELAJAR.COM - Miliarder India, Mukesh Ambani's Reliance Group akan meluncurkan kembali merek minuman ikonik berusia 50 tahun, Campa Cola pada musim panas ini. Pihaknya membeli merek dari pembuat
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b
1665649687812_1665649700

Trending

Terkait Kematian Anak, Produksi Sirup Obat Batuk di India Dihentikan

SIAPBELAJAR.COM - Pejabat kesehatan India telah memerintahkan pembuat sirup obat batuk untuk menghentikan produksi setelah mereka dikaitkan dengan kematian anak-anak di Gambia.Maiden Pharmaceuticals
1665369400265_1665369411

Ekonomi

Penurunan Biaya Kuliah di Martin University

SIAPBELAJAR.COM - Mulai Januari 2023, mahasiswa di Martin University dapat mengharapkan penurunan sebesar 45% dalam biaya kuliah sarjana dan penurunan sebesar 42% dalam biaya kuliah pascasarjana, b