Pembelajaran Tatap Muka Metode Terbaik bagi Siswa

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1657341959452_1657341966

Pertemuan tatap muka di sekolah tidak bisa tergantikan di negara manapun

SIAPBELAJAR.COM - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril, mengatakan, terjadinya pandemi covid-19 membuat sejumlah negara di dunia memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan kualitas yang bervariasi dari satu negara ke negara lain.

Hal itu memperparah krisis pembelajaran yang sebelumnya terjadi kepada anak-anak, terutama pada kelompok rentan yang menghadapi resiko kehilangan pembelajaran atau Learning Loss yang lebih besar.

Selama pandemi, hampir seluruh negara di dunia menutup sekolah untuk melindungi warga sekolah dari pandemi hingga diperkirakan sebanyak 1,6 miliar murid di seluruh dunia terdampak kebijakan penutupan sekolah.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Belajar?

Pemulihan Pendidikan Global

Iwan mengingatkan, pemulihan pendidikan global sangat penting dibahas untuk meraih tujuan pulih bersama. Apalagi, Indonesia memimpin Presidensi G20 tahun 2022 dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengemban amanat pemulihan bersama.

“Siswa di seluruh dunia menghadapi masalah akses mendapatkan pembelajaran dan risiko kehilangan pembelajaran atau learning loss. Ini yang harus kita sikapi bersama-sama,” tutur Iwan dalam Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertajuk “Pentingnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Negara-negara G20” (The Importance of Face-to-Face Learning in G20 Countries), pada Kamis (7/7).   

Menurut Iwan, lewat pembelajaran tatap muka di sekolah, murid-murid mendapatkan lingkungan belajar yang lebih baik. “Selain itu, berbagai studi menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka masih merupakan metode paling baik bagi para siswa, baik anak-anak dan anak-anak muda kita,” ucap Iwan.

Tatap muka tak tergantikan

Senada dengan itu, Chief of Education, United Nations Children’s Fund (UNICEF), Katheryn Bennett mengungkapkan, pertemuan tatap muka antara guru dan murid, serta murid dengan teman-teman sekolahnya, tidak bisa tergantikan di negara manapun.

“Pembelajaran digital memang telah menolong masyarakat global lebih mudah mengakses pembelajaran. Tapi, kita tahu bahwa anak-anak belajar paling efektif kalau mereka duduk di kelas, berinteraksi dengan guru, dan bergaul dengan teman sekelas. PTM tidak ada gantinya. Ini pentingnya menjaga sekolah tetap buka. Mari kembalikan semua siswa ke sekolah,” tegas Katheryn.

Katheryn mengapresiasi upaya Indonesia yang telah memprioritaskan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik, sehingga tercipta ruang aman bagi siswa untuk kembali ke sekolah. “Apalagi, Indonesia akan segera memasuki tahun ajaran baru. Ini pilar penting untuk mengembalikan siswa ke sekolah,” ucap Katheryn yang mengamati bahwa kebanyakan negara di masa pandemi memastikan agar setidaknya murid semua jenjang belajar hal-hal fundamental seperti literasi dan numerasi.

Katheryn menilai, dampak buruk pandemi tidak hanya pada pembelajaran, tapi juga kualitas hidup anak, terutama karena isolasi dan pembatasan sosial. “Kita harus paham bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi tempat anak bersosialisasi dan mengembangkan kedewasaan emosional anak. Kita tidak bisa mengabaikan itu. Dampak learning loss sangat besar, tapi dampak psikososial juga sangat tinggi. Maka itu kita harus berusaha mendukung anak-anak kembali ke sekolah,” tegas Katheryn. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661159886001_1661159901

Saintek

Siswa Filipina Kembali ke Sekolah untuk Pertama Kalinya Sejak Covid-19

SIAPBELAJAR.COM - Jutaan siswa di seluruh Filipina telah kembali ke ruang kelas pada hari Senin, setelah menjadi salah satu negara dengan penutupan sekolah terlama di dunia.Hampir separuh sekolah di
1657946181434_1657946225

Saintek

Kantin Sekolah Boleh Buka, Syarat dan Ketentuan Berlaku

SIAPBELAJAR.COM – Mendikbudristek, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Mendagri telah menerbitkan Keputusan Bersama (SKB Empat Menteri) Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/MEN
1657945525708_1657945536

Saintek

Dorong PTM, Guru Diimbau Lakukan Asesmen Diagnostik

SIAPBELAJAR.COM – Kasus pandemi Covid-19 telah melandai turun. Namun, dampaknya hingga saat ini masih terasa, termasuk di dunia pendidikan. Siswa mengalami ketertinggalan dalam belajar. Untuk itu,
1657519694991_1657519734

Saintek

Proses Pembelajaran Hypnoteaching

SIAPBELAJAR.COM - Metode Hypnoteaching merupakan metode pembelajaran yang kreatif, unik, sekaligus imajinatif, di mana sebelum pelaksanaan pembelajaran, siswa sudah dikondisikan untuk siap belajar. De
1657341959452_1657341966

Saintek

Pembelajaran Tatap Muka Metode Terbaik bagi Siswa

SIAPBELAJAR.COM - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril, mengatakan, terjadinya pandemi covid-19 membuat sejumlah negara di dunia memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Ja