Indonesia Konsumsi Mie 12,64 Miliar Bungkus Per Tahun, Tiongkok & Hong Kong 46,35 Miliar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
16;9 (8)_1657582893

Sagu punya karakter mirip terigu, tapi bebas gluten, sehingga lebih sehat dan bergizi karena kaya serat

SIAPBELAJAR.COM - World Instant Noodles Association pada 2020 menempatkan Indonesia sebagai negara kedua terbanyak di dunia dalam hal konsumsi mie. Tak kurang 12,64 miliar bungkus dalam setahun dikonsumsi masyarakatnya. Walau demikian, masih lebih banyak tingkat konsumsi mie pada masyarakat Tiongkok dan Hong Kong yang menyentuh 46,35 miliar bungkus.

Namun, sampai hari ini bahan baku pembuatan mie, yaitu gandum, masih diimpor.

Optimalisasi Riset Bahan Pangan

Data Kementerian Perdagangan menyebutkan, impor gandum baik dalam bentuk bulir atau tepung (meslin) sepanjang 2019 saja sebesar 11,3 juta ton.

Untuk itu, Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengoptimalkan riset pengembangan bahan lokal untuk kebutuhan ketahanan pangan. Penelitian ini juga mencakup diversifikasi produk pangan dan teknologi pengolahannya.

"Hal ini untuk meningkatkan nilai gizi dan keekonomisan pangan serta sebagai upaya untuk mengurangi impor gandum," kata Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Puji Lestari, seperti dikutip dari laman kominfo, Senin (11/7).

Salah satu yang ingin dikembangkan adalah produk mi instan berbahan baku pangan lokal seperti jagung, sagu, dan singkong modifikasi atau mocaf. Mie sagu pada 2018 pernah dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bersama Perum Bulog.

Memakai merek dagang Sagoo Mee, produk ini merupakan mi sagu pertama di Indonesia yang didistribusikan melalui Pasar Mitra Tani dan mendapat sambutan baik di pasaran.

Baca juga: Krisis Pangan Mengintai, Bagaimana Antisipasi Pemerintah?

Lahan sagu terluas di dunia

Pemilihan bahan baku sagu dikarenakan Indonesia mempunyai 5,43 juta hektare lahan sagu, terluas di dunia. Selain itu nilai plus sagu karena punya karakter mirip terigu, tapi bebas gluten sehingga lebih sehat dan bergizi karena kaya serat.

Menurut peneliti teknologi pangan fungsional nabati PRTPP BRIN R Cecep Erwan, mi dari gandum punya kandungan gluten tinggi dan membuat teksturnya elastis sehingga dapat diterima oleh pasar.

Hal ini yang menjadi tantangan pihaknya untuk menciptakan produk sejenis dari bahan lokal dan diterima pasar. Apalagi jika menilik Sagoo Mee, diklaim bebas gluten, rendah Glycemic Index (GI), non-Genetyc Modified Organism (GMO), tinggi serat dan rasanya tidak berbeda jauh dengan mi instan berbahan gandum.

Cecep menyebutkan, telah mengembangkan bahan baku mi dari umbi suweg (Amorphophallus campanulatus) yang diolah menjadi pati suweg dengan teknik modifikasi Heat Moisture Treatment (HMT). Lewat metode modifikasi pati secara fisik dengan cara memberikan perlakuan panas di atas suhu gelatinisasi yaitu 80--120 derajat Celcius dengan kondisi kadar air terbatas atau di bawah 35 persen.

“Pati suweg diolah dengan teknik modifikasi HMT agar dapat mengubah sifat psikokimia, sifat fungsional, dan karakteristik pasta pati suweg sebagai bahan baku pembuatan mi,” ungkap Cecep. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690340331780_1690340447

Seniraga

FIFA Minta Rumput JIS Diganti, Ini Alasannya

Mediana.id - Jakarta International Stadium (JIS) merupakan stadion terbaru di Indonesia yang menjadi salah satu venue penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023. Namun, stadion ini mendapat kritik dari Fed
1661918825686_1661918852

Saintek

Mengenal Mie Shirataki dan Manfaatnya

SIAPBELAJAR.COM - Mie shirataki terbuat dari akar tanaman konjac atau konnyaku yang umum tumbuh di Jepang, China dan beberapa negara di Asia Tenggara. Selain diolah menjadi mie,
1661856666065_1661857674

Trending

Penemuan Alat Pengusir Burung Bertenaga Surya

SIAPBELAJAR.COM- Burung sering menjadi hama sebelum padi dipanen. Petani harus selalu waspada agar padi di sawah bisa terselamatkan.Petani biasanya merangkai tali dan kaleng-kaleng untuk mengusir buru
1661136317634_1661136342

Trending

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo: Terimakasih Petani

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perjuangan para petani yang selama ini terus berproduksi. Menurut SYL, kerja keras mereka terbukti ja
1658644409940_1658644602

Keluarga

Tips Menghilangkan Rasa Pahit pada Daun Pepaya

SIAPBELAJAR.COM - Sayuran yang satu ini mungkin belum seberapa familiar bagi sebagian orang, akan tetapi bagi para pecinta sayuran wajib hukumnya makan sayur daun pepaya. Selain rasanya enak bila dio