Melalui biaya konservasi itu diharapkan menunjang upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian alam
SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, angkat bicara soal kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK) menjadi Rp3.750.000.
Menurutnya, itu merupakan total keseluruhan dari biaya
konservasi nilai jasa ekosistem selama satu tahun yang diperoleh melalui kajian
dari para ahli. Nilai jasa ekosistem merupakan sumber daya alam yang menunjang
keberlangsungan kehidupan makhluk hidup, seperti air, oksigen, sumber makanan,
dan mencakup pengelolaan limbah yang dihasilkan oleh wisatawan.
Selain itu, biaya ini juga sudah termasuk dengan tiket masuk kawasan TNK dan pemberian suvenir buatan masyarakat sekitar Pulau Komodo bagi wisatawan yang datang berkunjung. "Ini merupakan suatu keinginan bagi tugas dan tanggung jawab kita masing-masing untuk menjaga kelestarian dari apa yang dititipkan kepada kita untuk nanti jutaan dan puluhan juta tahun ke depan karena Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan karunia kekayaan alam yang perlu kita jaga bersama," kata Sandiaga, Senin (11/7).
Sandiaga menilai kebijakan ini akan bisa menarik lebih
banyak wisatawan yang menghargai upaya konservasi dan ikut membangun
destinasi-destinasi lain di Nusa Tenggara Timur sebagai destinasi wisata
unggulan.
Menurutnya, melalui biaya konservasi ini diharapkan dapat
menunjang upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian alam serta bisa
meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di kawasan Taman Nasional
Komodo.
"Kita akan fokus pada pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dan tentunya akan memberikan manfaat bukan hanya dari sisi ekonominya saja, tapi juga dari sisi pelestarian lingkungan dan segala aspek," katanya. ***
Ekonomi
Ekonomi
Religi
Ekonomi
Religi
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib