Sisa Stok H&M Akan Dijual Sebelum Tinggalkan Rusia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1658217864606_1658217876

H&M Akan Menjual Sisa Stok Sebelum Meninggalkan Rusia

SIAPBELAJAR.COM - H&M telah mengumumkan akan meninggalkan Rusia, namun untuk sementara mereka akan membuka kembali tokonya di sana untuk menjual sisa stoknya.

Retail pakaian terbesar kedua di dunia itu mengatakan tidak mungkin untuk melanjutkan bisnisnya di Rusia karena perangnya dengan Ukraina.

Penangguhan

Keputusan tersebut muncul setelah perusahaan Swedia menangguhkan semua penjualan di Rusia pada Maret lalu, tidak lama setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari. 

Tidak Mungkin Dilanjutkan

H&M diketahui memiliki lebih dari 150 toko dan sekitar 6.000 staf di Rusia.

Pihaknya belum memberikan tanggal atau skala waktu untuk keluarnya.

"Setelah mempertimbangkan dengan cermat, kami melihatnya tidak mungkin melanjutkan bisnis kami di Rusia, mengingat situasi yang dihadapi saat ini" kata Kepala Eksekutif, Helena Helmersson.

Baca juga: Vladimir Putin Janji Melarang Pembayaran dengan Cryptocurrency di Rusia

"Kami sangat sedih tentang dampak ini pada rekan-rekan kami dan sangat berterima kasih atas semua kerja keras dan dedikasi mereka. Selanjutnya, kami ingin berterima kasih kepada pelanggan kami atas dukungan mereka selama ini" tambah dia.

Salah Satu dari Sekian Banyak

H&M adalah salah satu dari banyaknya merek yang menarik diri dari Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Banyak yang mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan setelah invasi oleh sekutu Barat telah membuat perdagangan tidak dapat bertahan dan di beberapa sektor menjadi tidak mungkin.

Beberapa lainnya telah meninggalkan sebagai aksi dalam mengambil sikap moral pada perang, atau menanggapi tekanan dari konsumen untuk bertindak. 

Pasar Terbesar Keenam

Sebelum menangguhkan penjualan, Rusia merupakan pasar terbesar keenam H&M yang menyumbang sekitar 4% dari penjualan grup pada kuartal keempat 2021.

Raksasa mode ini telah memperluas kehadirannya di Rusia sejak mulai beroperasi di sana pada tahun 2009, termasuk membuka toko dengan nama merek lain dalam portofolionya dianataranya adalah Weekday dan & Other Stories. Sebelumnya, pembeli Rusia dapat memesan pakaian dari merek Monki dan Cos secara online.

Perkiraan H&M yang berangkat dari Rusia akan menelan biaya sekitar dua miliar Krona Swedia (£160 juta) atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687660379072_1687660392

Trending

Mengenal Grup Wagner Pasukan Bayaran Elite yang Dikerahkan Rusia ke Berbagai Konflik

Mediana.id - Grup Wagner ( bahasa Rusia: Группа Вагнера, translit. Gruppa Vagnera ), juga dikenal sebagai PMC Wagner ( bahasa Rusia: ЧВК «Вагнер», translit. ChVK «Vagner», ha
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b
1666406467412_1666406477

Trending

Indonesia Melarang Semua Penjualan Obat Sirup

SIAPBELAJAR.COM - Kematian hampir 100 anak di Indonesia telah mendorong negara untuk menangguhkan semua penjualan obat sirup dan obat cair.Kejadian tersebut terjadi hanya beberapa minggu setelah si
1661919586180_1661919604

Saintek

66 Siswa Rusia Mendapatkan Beasiswa Erasmus+

SIAPBELAJAR.COM - Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) atau Master Bersama Erasmus Mundus telah memberikan beasiswa kepada 66 siswa Rusia untuk melanjutkan studi master mereka di universitas-universi
1660987977302_1660987991

Trending

Xi Jinping dan Putin Akan Menghadiri KTT G20 di Bali

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Xi Jinping dari China dan Vladimir Putin dari Rusia berencana untuk menghadiri KTT G20 di Bali pada bulan November."Xi Jinping akan datang