Aset Kripto Berkembang Pesat, Indonesia Lirik Uang Digital

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1658728575598_1658728600

Bank Indonesia berencana menerbitkan panduan rupiah digital pada akhir 2022

SIAPBELAJAR.COM – Berkembangnya aset kripto di seluruh dunia membuat khawatir sejumlah kalangan. Ada kekhawatiran bahwa berkembangnya mata uang digital akan menggerus dominasi institusi perbankan dan keberadaan bank sentral. Kini, terdapat 20.000 jenis aset kripto di seluruh dunia dan masih berpotensi bertambah.

Masifnya penggunaan aset kripto di seluruh dunia menjadi faktor mendasar bank sentral di berbagai negara untuk mengkaji secara mendalam mengenai uang digital central bank digital currency (CBDC). Perkembangan aset kripto yang semakin pesat menimbulkan kekhawatiran munculnya risiko keuangan, sejalan dengan tingginya kapitalisasi pasar yang dikombinasikan dengan adopsi yang kuat.

Untuk itu, Bank Indonesia terus melakukan penyempurnaan untuk melahirkan rupiah digital atau CBDC. Bagi bank sentral itu mengakui lahirnya rupiah digital merupakan keniscayaan yang harus dihadirkan sebagai alat pembayaran yang lebih baik. Apalagi, mayoritas bank sentral dunia juga telah melakukan tahapan riset dan percobaan uang digital sesuai dengan karakteristik negaranya masing-masing.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P Joewono, mengakui perkembangan kripto sebagai aset berkembang sangat pesat di dunia, maupun Indonesia sendiri, karena memberikan keuntungan. Akan tetapi, sebagai alat pembayaran tidak pernah diakui di dalam negeri karena mengandung risiko berbahaya.

"Dari perspektif keuangan makro, aset kripto dapat digunakan untuk pencucian uang, penghindaran pajak, dan mengganggu stabilitas keuangan," ujar Doni.

Dalam rangka itu, Bank Indonesia pun berencana menerbitkan panduan (white paper) rupiah digital sebagai mata uang digital resmi bank sentral (CBDC) akhir 2022. Hal ini untuk mengakomodasi pesatnya perkembangan digitalisasi dan penggunaan aset kripto, seperti Bitcoin selama pandemi Covid-19.

Menurut Doni, panduan ini merupakan langkah besar yang ditempuh BI sebelum menerbitkan rupiah digital. Sebab, ada berbagai risiko yang harus diantisipasi ketika rupiah digital terbit, seperti stabilitas ekonomi, moneter, dan sistem keuangan. Pada titik ini, dibutuhkan kerangka dan regulasi untuk mengatasinya.

Ia menjelaskan, keberadaan aset kripto melatarbelakangi penerbitan CBDC atau mata uang digital. "Saat ini mayoritas bank sentral dunia telah melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negara masing-masing," tambahnya.

Tujuan penerbitan CBDC

Setidaknya terdapat enam tujuan penerbitan CBDC. Pertama, menyediakan alat pembayaran digital yang bebas risiko menggunakan rupiah digital. Kedua, memitigasi risiko sovereign digital currency. 

Ketiga, memperluas efisiensi dan tahapan sistem pembayaran termasuk cross border. Keempat, memperluas dan mempercepat inklusi keuangan. Kelima, menyediakan instrumen kebijakan moneter. Keenam, memfasilitasi distribusi fiscal subsidy.

Rupiah digital atau CBDC nantinya dirancang untuk dapat digunakan melalui transfer uang tunai maupun surat berharga. Selain itu, rupiah digital itu dapat menyasar seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya untuk daerah terpencil dan tertinggal.

Tidak itu saja, Bank Indonesia diharapkan juga harus bisa memastikan CBDC saling terhubung atau interoperabilitas, interkonektivitas, dan integrasi (3I) dalam sistem pembayaran, seperti RTGS, kliring sistem, ATM dan kartu debit. Yang terpenting lahirnya uang digital jangan sampai menimbulkan sumber risiko baru yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, moneter, dan sistem keuangan. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1660826959799_1660827005

Trending

Pecahan Uang Baru di HUT RI ke 77

SIAPBELAJAR.COM - Bank Indonesia (BI) meluncurkan 7 pecahan uang rupiah kertas tahun emisi 2022 pada Kamis (18/8/2022). Adapun pecahan uang rupiah baru tahun emisi 2022 ini terdiri atas pecahan Rp 100
1658728575598_1658728600

Ekonomi

Aset Kripto Berkembang Pesat, Indonesia Lirik Uang Digital

SIAPBELAJAR.COM – Berkembangnya aset kripto di seluruh dunia membuat khawatir sejumlah kalangan. Ada kekhawatiran bahwa berkembangnya mata uang digital akan menggerus dominasi institusi perbankan
1658267148618_1658267174

Ekonomi

Bank Indonesia Berencana Terbitkan Uang Digital

SIAPBELAJAR.COM - Bank Indonesia (BI) berencana menerbitkan mata uang rupiah digital bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono m
1657807737780_1657807760

Trending

Ketahui Daftar Pahlawan Nasional Jadi Gambar Uang Rupiah

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah