Indonesia Gandeng Jepang Bangun Informasi Bidang Ketenagakerjaan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1667268441104_1667268494

Indonesia Gandeng Jepang Bangun Informasi Bidang Ketenagakerjaan

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mengadakan kerja sama dengan Jepang untuk membangun sistem informasi pasar kerja, pengawas ketenagakerjaan, dan program terkait pekerja migran.

Hal tersebut mengemuka ketika Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, Yoji Kobayashi pada Pertemuan Menteri Tenaga Kerja ASEAN ke-27 (The 27th ASEAN Labour Ministers Meeting / ALMM) di Manila Filipina, Jumat (28/10/2022).

Pada pertemuan tersebut dibahas pula mengenai kerja sama dalam sistem pengawasan ketenagakerjaan sekaligus pertukaran informasi tentang lowongan pekerjaan, termasuk informasi mengenai pemberi kerja yang tidak memenuhi syarat bagi warga negara Indonesia (WNI).

"Pemerintah Jepang telah memiliki pengalaman terkait sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis elektronik yang terintegrasi sehingga mempermudah penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan dengan data real time dan akuntabel”, ujar Menaker.

Selain itu, ucap Menaker, kerja sama antara Indonesia dan Jepang juga akan melibatkan peran dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) untuk memberikan pelatihan kerja yang meliputi keterampilan bahasa, pengenalan budaya, dan teknis agar dapat mendukung kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Ia menyebut, Kemnaker telah mengajukan dua orang advisor dari Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk membantu terlaksananya kebijakan bidang ketenagakerjaan dan program-program yang berkaitan dengan pekerja migran.

“Saat ini, kami sedang menunggu kedatangan advisor dimaksud dari Jepang untuk ditempatkan di Kemnaker," katanya.

Menaker menginginkan, advisor yang nantinya akan ditugaskan oleh JICA di Kemnaker merupakan orang-orang yang professional, memiliki kompetensi di bidangnya dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam rangka menyukseskan program ini.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776087034860_1776087060

Ekonomi

Tenaga Kerja di Jepang Terancam Digantikan Robot

Jakarta – Jepang tengah menghadapi krisis demografi serius yang tidak hanya berdampak pada penurunan angka kelahiran, tetapi juga menggerus jumlah tenaga kerja produktif. Fenomena yang kerap disebut
1691650308754_1691650318

Trending

Topan Khanun Hantam Jepang dan Korea Selatan, Ribuan Orang Mengungsi

Mediana.id - Topan Khanun, badai tropis yang telah menewaskan dua orang di Jepang selatan pekan lalu, kembali menghantam wilayah tersebut pada Rabu (9/8/2023) sebelum bergerak ke arah Korea Selatan. B
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat
1691555012684_1691555024

Seniraga

Persib Bandung Gagal Raih Poin di Markas Persis Solo, Bojan Hodak: Kami Kehilangan Fokus

Mediana.id - Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Persis Solo pada laga pekan ketujuh Liga 1 2023-2024. Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sel
1691554549298_1691554561

Trending

Alasan Evakuasi Kontingen Indonesia Jambore Pramuka Sedunia di Korea

Mediana.id - Kontingen Indonesia yang mengikuti Jambore Pramuka Sedunia 2023 di Korea Selatan harus dievakuasi dari lokasi perkemahan di Saemangeum. Evakuasi ini dilakukan karena adanya ancaman topan