Sering kali diperbincangkan vape bisa dijadikan alternatif bagi perokok konvensional yang dinilai lebih aman.
Sebelum membahas lebih dalam kita harus mengetahui apakah perbedaan rokok konvensional dengan vape.
Rokok konvensional menggunakan tembakau yang dibakar kemudian sisa pembakarannya dihirup oleh kita dan masuk kedalam paru-paru, sedangkan untuk vape menggunakan rangkaian elektronik yang menggunakan kawat yang dipanaskan sehingga menghasilkan uap dan uap nya itu yang kita hirup.
Vape atau rokok konvensional keduanya memiliki efek samping atau sama bahayanya dapat menyebabkan penyakit di saluran pernapasan.
Kurang Tepat untuk Alternatif
Dikutip dari channel youtube Gue Sehat, “Keduanya sama-sama berbahaya, keduanya dapat menyebabkan penyakit di saluran pernapasan. Namun bedanya pada vape karena alat ini masih baru kita masih membutuhkan banyak penelitian lagi untuk memantau khususnya pada jangka panjang penggunaan vape,”
Jadi menjadikan Vape sebagai alternatif dari rokok konvensional adalah kurang tepat, karena itu hanya akan memindahkan dari masalah satu ke masalah yang lain.
Baca juga: IAIN Syekh Nurjati Bersiap Jadi Cyber Islamic University Pertama di Indonesia
Karena kandungan di dalamnya kemudian efek jangka panjangnya kemungkinan akan sama seperti kita menghirup rokok konvensional.
Berhenti mengonsumsi tembakau atau produk hasil tembakau memang tidak mudah, salah satu cara yang bisa dicoba yaitu dengan ketika kita merasa ingin merokok kita harus mengalihkan ke aktivitas yang lebih positif, misalnya ke hobi yang kita sukai supaya perhatian kita bisa teralihkan.
Share and Care
Keluarga
Keluarga
Trending
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib