Sampah Plastik di Laut Indonesia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1654654353092_1654654471

Sampah plastik terdampar di pantai

SIAPBELAJAR .COM - Indonesia menempati posisi kedua setelah China sebagai negara penghasil sampah laut terbesar dunia. Kini, kita harus berupaya keras untuk mengurangi angka tersebut.

Diperkirakan pada tahun 2015 dari 192 negara di dunia diketahui menghasilkan sampah sebanyak 2,5 miliar ton per tahun. 275 juta metrik ton lainnya adalah sampah plastik, dan 8 juta metrik ton dari sampah plastik tersebut mencemari lautan.

Hal ini disampaikan oleh Agus Supriyanto, Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca juga: Vape vs Rokok, Sama Negatifnya

Lalu pada tahun 2018, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan studi pada 18 lokasi di seluruh Indonesia. Diketahui bahwa jumlah sampah laut di Indonesia adalah 0,27 sampai 0,59 juta ton per tahun

Sampah Pelastik Mengancam Punahnya Satwa

Lebih dari sekadar merusak pemandangan dan mengkhawatirkan, sampah ini bisa mematikan satwa di seluruh dunia. Kantong plastik, tutup botol, poros pena, dan lainnya ditemukan secara rutin di perut burung laut, kura-kura, ikan, dan bahkan paus yang mati.

Pada bulan November lalu, seekor paus sperma terdampar dan mati di pantai Indonesia dengan botol, kantong, sandal jepit, dan bahkan 115 gelas di perutnya. Karena plastik dirancang untuk tetap utuh selamanya, maka benda ini tidak akan hilang.

Plastik terurai menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan lebih kecil, akhirnya menjadi "mikroplastik" yang dapat dicerna oleh plankton dan organisme kecil lainnya yang kemudian dimakan oleh makhluk yang lebih besar dan mengirimkan partikel plastik kecil melalui rantai makanan ke atas dan ke atas  termasuk ke manusia.

Saat kita dihadapkan dengan tugas yang tampaknya mustahil yaitu membersihkan kekacauan plastik kita, ada satu solusi yang tidak boleh diabaikan dengan pengambilan sampah plastik.

Tempat pertama untuk memulai adalah pelabuhan dan teluk  terutama di daerah perkotaan, tempat sebagian besar polusi plastik laut dimulai. Diperkirakan lebih dari 90% plastik di laut sampai di sana melalui 10 sungai utama dunia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1699261029525_1699261043

Saintek

Pengelolaan Sampah Organik dengan Maggot: Solusi Ramah Lingkungan dan Menguntungkan

Mediana.id -  Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makanan, sayuran, buah, daun, dan bahan-bahan alami lainnya. Sampah organik merupakan jenis sampah yang paling banyak d
1662507965035_1662507768

Trending

BSF Solusi Penanganan Sampah Organik

SIAPBELAJAR.COM - PT. Solusi Cerdas Sampah Indonesia mengunjungi Pengelolaan Sampah Organik dengan budidaya Maggot Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Kementerian Sosial diterima langsung oleh
1657950392659_1657950405

Saintek

Ubah Sampah Jadi Listrik, PSEL Putri Cempo Hasilkan 8 MW

SIAPBELAJAR.COM – Hingga saat ini sampah masih menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Dari waktu ke waktu terus menumpuk. Bukan hanya di TPA, tapi juga di TPS-TPS liar pinggir jalan hingga trot
Untitled design (11)_1656817080

Saintek

Hamish Daud Luncurkan Octopus, Aplikasi Daur Ulang Sampah

SIAPBELAJAR.COM - Baru-baru ini, Hamish Daud sedang ramai diperbincangkan, hal tersebut dikarenakan belum lama ini ia meluncurkan aplikasi octopus yang dirancang bersama timnya.
1654654353092_1654654471

Trending

Sampah Plastik di Laut Indonesia

SIAPBELAJAR .COM - Indonesia menempati posisi kedua setelah China sebagai negara penghasil sampah laut terbesar dunia. Kini, kita harus berupaya keras untuk mengurangi angka tersebut. Diperkirakan