SIAPBELAJAR.COM - Cuaca merupakan komponen ekosistem dan faktor produksi yang sangat dinamik dan sulit untuk dikendalikan. Bahkan, iklim/cuaca sering menjadi faktor pembatasan produksi bagi para petani, karena sifatnya yang dinamis, beragam dan terbuka.
Diperlukan pemahaman yang lebih dalam terhadap karakteristik iklim. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap hasil panen, bangkrutnya petani dan harga pangan yang semakin meningkat dapat menurunkan prosfek pertumbuhan ekonomi.
Dilansir dari laman Kementrian Perdagangan, harga cabai nasional saat ini berada di kisaran Rp 50 ribu sampai Rp 79 ribu.
Baca juga: Ide Kreatif dari Buket Jadi Ladang Penghasilan
Petani kecil atau gurem, yakni mereka yang memiliki atau menyewa lahan seluas kurang dari 0,5 hektar, menjadi pihak yang paling rentan terdampak perubahan iklim.
Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas padjajaran (Unpad), Mahra Arari Heryanto, mengatakan, berdasarkan data badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejak tahun 1981 atau empat dekade terakhir, suhu rata-rata Indonesia telah meningkat 0,63 derajat celsius. Setiap dekade ada peningkatan suhu berkisar 0,1-0,3 derajat celsius.
Pengaruh iklim sangat nyata dan beresiko pada bidang pertanian melalui dampak kekeringan, kebasahan atau banjir, suhu tinggi, suhu rendah atau angin kelembapan tinggi dan lain-lain yang dapat menyebabkan ketidak stabilan produksi secara nasional.
Trending
Share and Care
Trending
Trending
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib