Sepekan ke Depan, Cuaca Berpotensi Ekstrem

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1665816510330_1665816523

BMKG memprediksikan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, dalam sepekan ke depan, periode 15 Oktober hingga 21 Oktober 2022, potensi cuaca ekstrem masih terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

“Kondisi atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup kompleks dan dinamis untuk sepekan ke depan, yang dipengaruhi oleh fenomena atmosfer global, regional ataupun lokal,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dalam pernyataan tertulis, Jumat (14/10).

Dwikorita mengatakan, BMKG memprediksikan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi di 24 provinsi, yaitu seluruh provinsi di Pulau Sumatra, Bali, dan Nusa Tenggara, kemudian Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

“Untuk periode 15 sampai 16 Oktober 2022, berdasarkan prakiraan berbasis dampak, wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat dengan kategori siaga berada di sebagian wilayah Aceh, sebagian wilayah Sumatra Utara, sebagian wilayah Riau,” sebutnya.

Lebih lanjut, Dwikorita juga menyampaikan adanya potensi pasang maksimum yang perlu diwaspadai, antara lain di Wilayah Pantai Utara DKI yang terjadi pada pukul 10:00 – 15:00 WIB dan di Pantai Belawan pukul 04:00 – 10:00 WIB.

“Kondisi ini berpotensi menghalangi aliran air permukaan atau air hujan dari darat ke laut, sehingga dapat mengakibatkan genangan atau banjir rob di pantai,” ujarnya.

Selanjutnya, BMKG juga menyampaikan potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia pada tanggal 15 s.d. 21 Oktober 2022. Gelombang dengan kategori tinggi (2,5 – 4,0 meter) berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara, perairan Kepulauan Natuna, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Kepulauan Nias, perairan Pulau Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba, Samudra Hindia selatan Banten hingga Pulau Sumba.

“Sebagian kecil wilayah di Pulau Sumba dan di Kupang, hingga saat ini sudah lebih dari 60 hari mengalami hari tanpa hujan. Untuk itu, perlu diwaspadai potensi kekeringan dan kebakaran lahan,” tandas Dwikorita. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1690423723679_1690423259

Share and Care

Cuaca Di Bandung

Mediana.id - Bandung adalah kota terbesar di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terkenal dengan julukan "Kota Kembang" karena banyaknya bunga yang tumbuh di sana. Bandung juga dikenal sebagai ko
1665816510330_1665816523

Trending

Sepekan ke Depan, Cuaca Berpotensi Ekstrem

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, dalam sepekan ke depan, periode 15 Oktober hingga 21 Oktober 2022, potensi cuaca ekstrem masih terjadi di seluru
Orange Adventure Cycling Holiday Vlog YouTube Thumbnail (1)_1658625598

Trending

Mungkinkah Indonesia Alami Gelombang Panas?

SIAPBELAJAR.COM - Fenomena gelombang panas melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, gelombang panas di Eropa dilaporkan telah menelan banyak korban jiwa. Ribuan
1658557462857_1658557468

Saintek

3 Jenis Iklim di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Indonesia terletak di antara 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan 95 derajat Bujur Timur hingga 141 derajat Bujur Timur. Hal ini menyebabkan Indonesia term