SIAPBELAJAR.COM - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kaya akan sumber daya alam berupa tanaman singkong. Sebagian besar masyarakat lebih sering memanfaatkan bagian umbinya, sedangkan bagian kulit kurang dimanfaatkan sehingga menjadi limbah.
Padahal, di dalam kulit singkong per 100 gram itu sendiri terdapat kandungan gizi berupa kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat dan air. Persentase kulit singkong kurang lebih sebesar 20% dari umbi singkong. Di sisi lain kuliner berupa mie saat ini sangat digemari masyarakat terutama kalangan remaja. Pada umumnya mie terbuat dari tepung terigu.
Oleh karena itu sekelompok mahasiswa UNY memanfaatkan euphoria kuliner mie ini dengan membuat mie dari kulit singkong. Mereka adalah Widakdo prodi biologi, Rahayu Iswanti prodi kimia, Vina Marfu’ah prodi pendidikan sosiologi, Wahyu Karunia Putra prodi pendidikan teknik mesin dan Silviani Dian Aisya prodi akuntansi yang tergabung dalam Family of Mahadiksi UNY (Fomuny). Fomuny merupakan organisasi mahasiswa UNY yang mendapatkan beasiswa Bidikmisi maupun KIP Kuliah.
Baca juga: Presiden Joko Widodo Terus Kawal Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri
Mereka membuat mie dari kulit singkong dengan varian mie rebus dan mie goreng. Hal ini sesuai dengan target market kelompok Fomuny yang mendapat dana Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Menurut Widakdo, mie dari singkong yang ia dan timnya buat diberi nama Miesi.
“Mie singkong ini bakal kami olah jadi beberapa varian seperti mie goreng atau mie rebus dengan rasa pedas,” katanya
Harapannya, Miesi jadi pioner mie pedas sehat pertama di Indonesia yang berasal dari olahan kulit singkong sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan berwawasan bio bisnis.
Dosen pembimbing tim Fomuny, Agus Basuki berharap kegiatan PMW ini bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam diri mahasiswa sekaligus melatih untuk berpikir inovatif dan kreatif dalam memanfaatkan limbah tak terpakai sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
“Kami berharap produk yang mereka buat dapat diterima masyarakat dan memacu semangat mahasiswa untuk berwirausaha,” papar Agus Basuki.
Rencananya, kedai mie pedas dari kulit singkong ini bakal dibuka di wilayah Bantul.
Keluarga
Ekonomi
Trending
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib