Simak! Ini Perbedaan Wartawan dan Jurnalis

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658030232377_1658030346

Perbedaan Wartawan dan Jurnalis | Ilustrasi

SIAPBELAJAR.COM - Dikalangan media massa, baik cetak maupun digital, istilah wartawan dan jurnalis tentunya sudah tak asing lagi, namun tahukah Anda apa perbedaan antara wartawan dan jurnalis?

Wartawan dan jurnalis sebenarnya bermakna sama, yaitu orang yang melakukan kegiatan jurnalistik dengan meliput peristiwa dan menuliskan atau melaporkannya melalui media massa.

Wikipedia mendefinisikan wartawan/jurnalis sebagai orang yang melakukan jurnalisme, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan itu lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet.

Baca Juga: Bocoran, Nih! WhatsApp akan Segera Mengizinkanmu Pasang Status Suara 

Dalam catatan Wikipedia, Istilah jurnalis baru muncul di Indonesia setelah masuknya pengaruh ilmu komunikasi yang cenderung berkiblat ke Amerika Serikat. Istilah ini lalu berimbas pada penamaan seputar posisi-posisi kewartawanan, misalnya “redaktur” menjadi “editor.”

Saat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berdiri, terjadi kesadaran tentang istilah jurnalis. Menurut AJI, jurnalis adalah profesi atau penamaan seseorang yang pekerjaannya berhubungan dengan isi media massa.

UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers mendefinisikan wartawan sebagai “orang yang melakukan aktivitas jurnalistik secara rutin”

Lantas, Apa perbedaan jurnalis, wartawan, dan reporter?

Pengertian Jurnalis

Jurnalis itu banyak, bukan hanya wartawan. Jurnalis meliputi juga kolumnis, penulis lepas, fotografer, dan desain grafis editorial. Tapi pada kenyataan referensi penggunaannya, istilah jurnalis lebih mengacu pada definisi Wartawan.

Dalam pendefinisian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), wartawan berhubungan dengan kegiatan tulis-menulis, di antaranya mencari data (riset, liputan, verifikasi) untuk melengkapi laporannya. Wartawan dituntut objektif, berbeda dengan penulis atau kolomnis yang bisa mengemukakan subjektivitasnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jurnalis diartikan sebagai orang yang pekerjaannya mengumpulkan serta menulis pemberitaan, baik di media massa cetak, ataupun elektronik.

Kegiatan jurnalistik yang dimaksudkan adalah proses pencarian, pengumpulan, peliputan, dan penulisan berita. Selanjutnya, berita akan disebarluaskan lewat media massa cetak atau elektronik.

Pada awal abad ke-19, jurnalis berarti seseorang yang menulis untuk jurnal. Dalam abad terakhir ini arti jurnalis telah menjadi seorang penulis untuk koran dan majalah.

Baca Juga: Pengertian Desain Komunikasi Visual 

Jurnalis Tidak Sama Dengan Reporter

Banyak orang mengira jurnalis sama dengan reporter, seseorang yang mengumpulkan informasi dan menciptakan laporan, atau cerita. Tetapi, hal ini tidak benar karena reporter tidak meliputi tipe jurnalis lainnya, seperti kolumnis, penulis utama, fotografer, dan desain editorial.

Pengertian Wartawan

Pengertian wartawan dalam KBBI adalah orang yang pekerjaannya mencari serta menyusun berita untuk kemudian dimuat dalam surat kabar, majalah, radio, dan televisi.

Istilah wartawan sebenarnya merupakan pengembangan dari kata ‘warta’ yang memiliki arti berita.

Pengertian Reporter

Reporter dalam KBBI diartikan sebagai orang yang pekerjaannya melaporkan, seperti berita peristiwa yang aktual.

Reporter merupakan salah satu contoh kata serapan yang berasal dari Bahasa Inggris, yaitu report.

Report dalam Bahasa Indonesia artinya adalah melaporkan. Hanya saja dalam bahasa Indonesia, kata reporter mendapat akhiran -er.

Perbedaan Jurnalis, Wartawan, dan Reporter

Melansir dari buku Panduan Lengkap Menulis Artikel, Feature, dan Esai (2006) karya F. Rahardi yang dikutip KOMPAS.com, jurnalis, wartawan, dan reporter merupakan profesi yang bertugas untuk memperoleh berita dengan cara mendatangi narasumber atau sumber informasi.

Menulis adalah satu kegiatan yang tak bisa lepas dari profesi jurnalis, wartawan, dan reporter.

Sebenarnya, inti pekerjaan jurnalis, wartawan, dan reporter sama, yakni mencari, meliput, dan memproduksi berita, untuk disebarkan kepada masyarakat.

Jadi, perbedaan jurnalis, wartawan, dan reporter hanya terletak pada penggunaan istilah saja. Karena ketiganya tetap punya makna yang sama, yakni profesi pencari berita. Berbeda perusahaan medianya, maka penyebutan untuk ketiga profesi ini juga berbeda.

Ada perusahaan media yang menyebutnya jurnalis, namun ada pula perusahaan media yang menyebut sang pencari berita sebagai wartawan atau reporter.

Kesimpulan

Bisa disimpulkan, makna jurnalis lebih luas dari wartawan. Jurnalis meliputi wartawan/reporter, fotografer (wartawan foto), editor, penulis lepas, kontributor, koresponden, dan kolomnis. Wartawan lebih merujuk pada "tim redaksi" media massa, mulai dari Pemimpin Redaksi, Redaktur/Editor, Reporter & Fotografer, hingga Koresponden.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1665079056614_1665079172

Trending

Kemendag Ajak Insan Pers Ikut Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Perdagangan mengundang para insan pers untuk mengikuti lomba karya tulis dan foto jurnalistik dengan topik penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37. Tema yang diu
16;9 (27)_1658042117

Keluarga

Siapa Bilang Punya Pasangan Jurnalis Nggak Punya Waktu Kencan?

SIAPBELAJAR.COM - Profesi seorang jurnalis atau reporter memiliki jam kerja yang lebih padat dibandingkan dengan kebanyakan orang dari bidang lain. Profesi jurnalis tidak mengenal jam kerja nine-to-fi
1658030232377_1658030346

Saintek

Simak! Ini Perbedaan Wartawan dan Jurnalis

SIAPBELAJAR.COM - Dikalangan media massa, baik cetak maupun digital, istilah wartawan dan jurnalis tentunya sudah tak asing lagi, namun tahukah Anda apa perbedaan antara wartawan dan jurnalis?Wartawa
1656053200670_1656053211

Trending

Jurnalis Rusia Menjual Nobel Perdamaian untuk Pengungsi Ukraina

SIAPBELAJAR.COM - Dmitry Muratov, salah satu pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2021 dan merupakan seorang editor dari salah satu surat kabar independen besar terakhir Rusia, melelang medali Nobelnya
1656040939933_1656041163

Saintek

Beasiswa S2 di Luar Negeri untuk Sang Jurnalis Tunanetra

SIAPBELAJAR.COM - Memiliki kekurangan pada indra penglihatan tak membuat Cheta Nilawaty patah semangat untuk belajar. Ia dinyatakan tunanetara saat berusia 34 tahun.Di usia yang terbilang tidak lagi m