Guru Diimbau Terapkan Asesmen Diagnostik Kenali Kemampuan Siswa di Tahun Ajaran Baru

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658194649335_1658194716

Rapat Kemdikbudristek sambut pembelajaran tatap muka

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen untuk mengejar ketertinggalan siswa selama masa pandemi Covid-19.

Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Muhammad Hasbi, mengimbau para guru untuk mengenali kemampuan setiap siswa melalui asesmen diagnostik, karena selama masa pandemi Covid-19, peserta didik belajar berbeda-beda sehingga level kemampuannya beragam.

”Guru perlu melakukan asesmen diagnostik kepada semua peserta didik. Jadi, saat PTM, guru bisa menerapkan pembelajaran berbasis kemampuan murid,” disampaikan Hasbi dalam acara Silaturahmi Merdeka Belajar, dengan topik “Pulihkan Pendidikan Melalui Pembelajaran Tatap Muka”, pada Kamis (14/7).

Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum: Kuatkan Karakter Nasionalisme, PLS Bebas Plonco

Asesmen diagnostik merupakan sebuah asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan siswa, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi siswa.

Penerapan asesmen diagnostik ini, kata Direktur Hasbi, telah sejalan dengan upaya Kemendikburistek memperkenalkan sebuah kurikulum yang disebut Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum Merdeka ini memiliki sejarah yang panjang di mana pada awal pandemi, Kemendikbudristek melakukan penyesuaian terhadap Kurikulum 2013 yang kemudian melahirkan Kurikulum Darurat,” terangnya.

Ia menuturkan, pandemi Covid-19 membatasi aktivitas manusia sehingga berdampak terhadap banyak bidang, termasuk pendidikan yang menyebabkan learning loss atau kehilangan pembelajaran, sehingga memicu menurunnya capaian belajar.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Kemendikbudristek, Kurikulum Darurat mampu mengatasi kehilangan pembelajaran yang terjadi di satuan pendidikan.

Baca juga: O.P. Jindal Global University Akan Membuka Kembali Kampusnya

“Oleh karena itu, kurikulum ini kita sempurnakan menjadi Kurikulum Merdeka yang menjadi amunisi bagi pemerintah untuk melakukan pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. PTM masih menjadi yang paling efektif dibandingkan dengan sistem lain, misalnya Pembelajaran Jarak Jauh. Ini adalah strategi utama kami untuk membawa kembali siswa ke sekolah,” ucap Hasbi.

Penjabat Bupati Kampar, Provinsi Riau, Kamsol menuturkan satuan pendidikan di daerahnya telah menerapkan PTM 100 persen sejak Januari 2022. “Alhamdulillah, di Kabupaten Kampar untuk jenjang SD dan SMP, telah melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen sejak Januari 2022,” ungkapnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1658397628533_1658397640

Saintek

2.760 Peserta Lulus PGP, Iwan: Bagikan Praktik Baik

SIAPBELAJAR.COM – Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan ketiga telah ditutup secara daring, pada Rabu (20/7). Sebanyak 2.760 peserta PGP dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat Guru
1658194649335_1658194716

Saintek

Guru Diimbau Terapkan Asesmen Diagnostik Kenali Kemampuan Siswa di Tahun Ajaran Baru

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong satuan pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen untuk mengejar ketertinggalan
1658190310042_1658190340

Trending

Dinsos Kampar Riau Berikan Pelatihan Otomotif & Las bagi Anak Putus Sekolah

SIAPBELAJAR.COM- Anak-anak putus sekolah diberikan pelatihan keterampilan otomotif dan las, hal ini disampaikan oleh kepala dinas sosial, Drs. Muhammad, M.Si kepada seluruh orang tua dan masyarakat di
16;9 (23)_1657937157

Saintek

Kurikulum Merdeka Tetap Menjadi Pilihan

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka tetap berjalan sebagaimana rencana. “Mulai tahun ajaran
1657836438242_1657836477

Saintek

Program Ramah Digital untuk Dunia Pendidikan

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus tunjukkan upaya pencegahan perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Direktorat Se