Estonia Berhenti Mengeluarkan Visa dan Izin Tinggal untuk Pelajar Rusia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1659585431434_1659585437

Estonia, Negara di Kawasan Baltik di Eropa Utara

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Luar Negeri Estonia telah mengumumkan bahwa Estonia (negara di kawasan Baltik, Eropa Utara) tidak akan lagi mengeluarkan visa pelajar atau izin tinggal bagi warga negara Rusia menyusul keputusan pemerintah negaranya untuk menyetujui paket sanksi atas perang di Ukraina.

Menurut rilis media yang dikeluarkan oleh kementerian, di bawah sanksi ini, warga Rusia dan Belarusia dapat mendaftar untuk pekerjaan jangka pendek hanya jika mereka memiliki visa valid yang dikeluarkan oleh Estonia.

Menteri Luar Negeri, Urmas Reinsalu mengatakan bahwa tindakan Rusia terhadap Ukraina tidak hanya melanggar integritas teritorial, kedaulatan dan kemerdekaan Ukraina, namun juga mengancam keamanan negara serta Uni Eropa.

“Kelanjutan sanksi terhadap Rusia sangat penting untuk memastikan tekanan tanpa henti terhadap negara. Jika sanksi membantu menghentikan agresi Rusia, maka efek positif pada keamanan kita sendiri akan terjadi” kata Reinsalu.

Amandemen Sanksi

Siaran pers mencatat bahwa amandemen sanksi juga berarti bahwa pekerjaan jangka pendek warga negara Rusia dan Belarusia tidak akan lagi terdaftar.

Sebagai akibatnya, mereka tidak akan bisa mengajukan permohonan visa jangka panjang untuk tujuan tersebut.

“Dengan amandemen ini, kami akan menghilangkan skenario di mana visa Schengen jangka pendek diterapkan, untuk tujuan pariwisata, misalnya dari negara anggota lain untuk melewati sanksi saat ini” tambah Reinsalu.

Sebelumnya juga telah dilaporkan bahwa lembaga pendidikan tinggi di Estonia sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi baru pada siswa Rusia dan Belarusia karena agresi Rusia di Ukraina.

Universitas yang Tidak Akan Menerima Mahasiswa dari Rusia dan Belarusia

Universitas Tartu (UT) adalah salah satu universitas pertama yang mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menerima mahasiswa baru yang berasal dari Rusia dan Belarusia karena masalah keamanan.

Universitas lain yang bergabung dengan UT adalah Tallinn University dan Estonian University of Life Sciences.

Mengakhiri Kemitraan dan Penangguhan Keanggotaan Universitas Rusia

Sebelumnya, Komisi Uni Eropa meminta layanannya untuk mengakhiri kemitraan dengan lembaga penelitian dan pendidikan publik Rusia karena situasi di Ukraina.

Pada bulan Maret, Asosiasi Universitas Eropa atau European University Association (EUA) yang mewakili lebih dari 800 universitas dan konferensi rektor nasional di 48 negara Eropa mengumumkan keputusannya untuk menangguhkan keanggotaan 12 universitas Rusia.

Asosiasi mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah Persatuan Rektor Rusia atau Russian Union of Rectors (RUR) mengeluarkan pernyataan yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687660379072_1687660392

Trending

Mengenal Grup Wagner Pasukan Bayaran Elite yang Dikerahkan Rusia ke Berbagai Konflik

Mediana.id - Grup Wagner ( bahasa Rusia: Группа Вагнера, translit. Gruppa Vagnera ), juga dikenal sebagai PMC Wagner ( bahasa Rusia: ЧВК «Вагнер», translit. ChVK «Vagner», ha
1678875602029_1678875471

Saintek

Fasilitas Prosedur Permohonan Visa Kategori Siswa F-1 di Amerika Serikat

SIAPBELAJAR.COM - Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat atau United States Citizenship and Immigration Services  (USCIS) telah memfasilitasi prosedur pengarsipan online untuk beberap
1677769409058_1677769289

Saintek

Perubahan Prosedur Permohonan Izin Tinggal untuk Pelajar Internasional di Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Swedia berencana untuk menyederhanakan prosedur permohonan izin tinggal untuk pelajar internasional dan sarjana dari negara bebas visa, sehingga mereka tidak diwaj
1674699523886_1674699447

Saintek

India Menjadi Negara Teratas Sumber Pengajuan Visa Pelajar Australia

SIAPBELAJAR.COM - Saat ini India menjadi sumber utama pelajar internasional yang mengajukan visa ke Australia, melampaui China yang terus mempertahankan posisi ini selama bertahun-tahun.Data awal y
1668650997834_1668650987

Saintek

Mahasiswa India yang Studinya Terganggu di Ukraina Dapat Terus Belajar di Rusia

SIAPBELAJAR.COM - Konsul Jenderal Rusia, Oleg Avdeev mengatakan bahwa mahasiswa India yang studinya terganggu setelah invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2020 dipersilakan untuk b