Siswa SMPN 39 Padang Olah Langkitang Jadi Tempat Pesil

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660013709691_1660013721

Dalam tema kewirausahaan, peserta didik merancang strategi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal

SIAPBELAJAR.COM – Bagi banyak orang, sampah hanyalah seonggok barang bekas yang tak mempunyai nilai jual. Tapi tidak bagi orang-orang kreatif. Sampah bisa diolah menjadi satu barang, sehingga bermanfaat untuk keperluan sehari-hari.

Seperti yang dilakukan siswa SMP Negeri 39 Padang, Sumatra Barat. Sekolah yang berlokasi di pinggir Pantai Purus, Kota Padang, itu berhasil mengolah sampah langkitang yang banyak ditemukan di sepanjang pinggir pantai, menjadi produk kerajinan yang mempunyai nilai jual.

Langkitang adalah jenis siput air tawar yang hidup di danau, sungai, hingga muara. Cangkang langkitang berwarna hitam dengan bentuk memanjang dan ramping. Isinya bisa disantap sebagai kudapan, dan menjadi salah satu kudapan favorit yang dijual pedagang makanan di sepanjang pantai. Tak heran, di sana banyak sampah dari cangkang langkitang yang berserakan di pinggir pantai.

Melihat kondisi itu, SMPN 39 Padang menjadikannya sebagai tema kewirausahaan dalam mengembangkan kreativitas para siswa.

“Saya berpikir, kenapa itu tidak dimanfaatkan? Jadi saya agak sedikit memaksa kepada guru prakarya. Saya bilang begini, prakarya itu kan apapun materinya dari MGMP biasanya kan sama, misalnya membuat sesuatu. Jadi coba bahan dasarnya dari langkitang. Terserah mau dibuat apa. Pokoknya bahannya langkitang,” tutur Kepala SMPN 39 Padang, Erawati.

Pihak sekolah lantas memulai projek profil pelajar Pancasila untuk tema kewirausahaan dengan membuat asbak rokok dari cangkang langkitang. Setelah itu para siswa dan guru mencari inspirasi lain di internet maupun sumber lain untuk membuat produk kerajinan lain dari kerang. Sekarang sudah ada banyak bentuknya, seperti cermin hingga tempat pensil.

Profil Pelajar Pancasila

Erawati mengatakan, pembelajaran berbasis projek (project based learning) seperti membuat karya dari langkitang, berbeda dengan metode pembelajaran lain di kelas. Pembelajaran berbasis projek lebih menyenangkan bagi siswa. “Ketika projek, siswa menganggapnya seperti main-main, padahal sebenarnya mereka kita nilai saat mengerjakan sesuatu, jadi ada proses yang kita nilai,” katanya.

Tema kewirausahaan menjadi salah satu dari tujuh tema pilihan untuk diangkat dalam projek profil pelajar Pancasila. Keenam tema lainnya yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara Demokrasi, dan Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.

Dalam tema kewirausahaan, peserta didik merancang strategi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan dalam projek ini bisa berupa kegiatan ekonomi rumah tangga, berkreasi untuk menghasilkan karya bernilai jual, atau kegiatan lain yang ditindaklanjuti dengan proses analisis dan refleksi dari hasil kegiatan peserta didik.

Projek tersebut diharapkan bisa menumbuhkembangkan kreativitas dan budaya kewirausahaan untuk peserta didik. Selain itu, peserta didik juga dapat membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas. *** 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1660083889890_1660083913

Saintek

SMPN 39 Padang Sumbar Ubah Sampah Jadi Karya

SIAPBELAJAR.COM - SMP Negeri 39 Padang merupakan salah satu Sekolah Penggerak di Provinsi Sumatra Barat yang berlokasi di pinggir pantai, tepatnya di Pantai Purus, Kota Padang. Sekolah ini berhasil me
1660013709691_1660013721

Saintek

Siswa SMPN 39 Padang Olah Langkitang Jadi Tempat Pesil

SIAPBELAJAR.COM – Bagi banyak orang, sampah hanyalah seonggok barang bekas yang tak mempunyai nilai jual. Tapi tidak bagi orang-orang kreatif. Sampah bisa diolah menjadi satu barang, sehingga berm
Red & White Modern Tutorial Youtube Thumbnail (7)_1657152875

Saintek

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Satuan Pendidikan

SIAPBELAJAR.COM - Proyek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kurikulum Merdeka. Hal ini menjadi penting dilaksanakan dengan alokasi waktu khusus guna member