IOI bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendorong anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika
SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, membuka International Olympiad in Informatic (IOI),
di Yogyakarta, Selasa (9/8). Tahun ini Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah
untuk penyelenggaraan salah satu olimpiade sains tingkat dunia yang tertua dan
terbesar itu.
Melalui IOI, generasi muda lintas negara dapat berbagi inspirasi dan energi positif untuk pulih dan bangkit dari pandemi. Dengan demikian, talenta digital dunia dapat saling terhubung dan berkolaborasi.
"Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh siswa kontestan IOI dan seluruh leader dan team leader dari seluruh dunia. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Indonesia telah dipercaya untuk menjadi tuan rumah,” ujar Nadiem.
Ia meyakini, kompetisi tersebut merupakan sarana terbaik
untuk membina dan menantang generasi muda dunia untuk mencintai informatika dan
mengembangkannya untuk kehidupan kita yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Sesjen Kemendikbudristek,
Suharti, menyampaikan, IOI merupakan salah satu dari 14 Olimpiade Sains
Internasional yang dilaksanakan setiap tahun. Dari berbagai olimpiade tersebut,
IOI merupakan olimpiade ke-4 tertua dan dengan jumlah negara yang
berpartisipasi terbanyak ke-2.
IOI ke-34 ini dilaksanakan dengan tema “Digital Energy of Asia”, sejalan dengan meningkatnya peran teknologi digital dalam kehidupan manusia dan dalam rangka mendukung pengembangan teknologi sebesar-besarnya untuk kesejahteraan kehidupan.
Ajang kompetisi IOI bertujuan untuk mengidentifikasi, mendorong, menantang, dan memberikan pengakuan terhadap anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika. Kemudian, membangun persahabatan internasional di antara para ilmuwan dan para pendidik dalam bidang informatika.
Tujuan berikutnya yaitu memperkenalkan disiplin ilmu informatika kepada kaum muda, mempromosikan penyelenggaraan kompetisi informatika untuk siswa sekolah menengah, serta mendorong negara-negara untuk menyelenggarakan kompetisi IOI pada masa depan.
IOI ke-34 ini diikuti oleh 536 peserta dari 90 negara. Jumlah ini merupakan
jumlah negara terbanyak selama penyelenggaraan IOI. Peserta terdiri dari 357
pelajar yang berkompetisi dan 179 orang leader, team leader, pendamping dan
tamu undangan lain.
Sejumlah 414 peserta dari 72 negara hadir di Yogyakarta untuk berpartisipasi secara luring dan 122 peserta dari 18 negara berpartisipasi secara daring dari negara masing-masing.
Saintek
Saintek
Saintek
Ekonomi
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib