Buka IOI, Nadiem: Sarana Terbaik Bina Generasi Muda

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660116764205_1660116784

IOI bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendorong anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, membuka International Olympiad in Informatic (IOI), di Yogyakarta, Selasa (9/8). Tahun ini Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan salah satu olimpiade sains tingkat dunia yang tertua dan terbesar itu.

Melalui IOI, generasi muda lintas negara dapat berbagi inspirasi dan energi positif untuk pulih dan bangkit dari pandemi. Dengan demikian, talenta digital dunia dapat saling terhubung dan berkolaborasi.

"Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh siswa kontestan IOI dan seluruh leader dan team leader dari seluruh dunia. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Indonesia telah dipercaya untuk menjadi tuan rumah,” ujar Nadiem.

Ia meyakini, kompetisi tersebut merupakan sarana terbaik untuk membina dan menantang generasi muda dunia untuk mencintai informatika dan mengembangkannya untuk kehidupan kita yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Sesjen Kemendikbudristek, Suharti, menyampaikan, IOI merupakan salah satu dari 14 Olimpiade Sains Internasional yang dilaksanakan setiap tahun. Dari berbagai olimpiade tersebut, IOI merupakan olimpiade ke-4 tertua dan dengan jumlah negara yang berpartisipasi terbanyak ke-2.

IOI ke-34 ini dilaksanakan dengan tema “Digital Energy of Asia”, sejalan dengan meningkatnya peran teknologi digital dalam kehidupan manusia dan dalam rangka mendukung pengembangan teknologi sebesar-besarnya untuk kesejahteraan kehidupan.

Ajang kompetisi IOI bertujuan untuk mengidentifikasi, mendorong, menantang, dan memberikan pengakuan terhadap anak-anak muda yang memiliki talenta hebat di bidang informatika. Kemudian, membangun persahabatan internasional di antara para ilmuwan dan para pendidik dalam bidang informatika.

Tujuan berikutnya yaitu memperkenalkan disiplin ilmu informatika kepada kaum muda, mempromosikan penyelenggaraan kompetisi informatika untuk siswa sekolah menengah, serta mendorong negara-negara untuk menyelenggarakan kompetisi IOI pada masa depan.

IOI ke-34 ini diikuti oleh 536 peserta dari 90 negara. Jumlah ini merupakan jumlah negara terbanyak selama penyelenggaraan IOI. Peserta terdiri dari 357 pelajar yang berkompetisi dan 179 orang leader, team leader, pendamping dan tamu undangan lain.

Sejumlah 414 peserta dari 72 negara hadir di Yogyakarta untuk berpartisipasi secara luring dan 122 peserta dari 18 negara berpartisipasi secara daring dari negara masing-masing. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687217982535_1687218027

Saintek

Satelit Satria1 Andalan Internet Indonesia di Wilayah 3T

Mediana.id - Satelit Republik Indonesia (Satria1) merupakan satelit internet pertama milik Pemerintah Indonesia yang akan segera diluncurkan ke angkasa. Satelit ini memiliki misi untuk menyediakan aks
1687177552135_1687177564

Saintek

SMA Putra Darut Tauhid Gelar Pendampingan Sistem Digitalisasi

Mediana.id - SMA Putra Darut Tauhid menggelar pendampingan sistem digitalisasi 14 Juni 2023. Kegiatan ini diikuti oleh PIC dari SMA Putra Darut Tauhid, Bapak Nurdin, tim, dan staf-staf dari SMA Putra
images_1686809826

Saintek

5 Cara Menarik Menggunakan Chat GPT

Mediana.id - Chat GPT adalah sebuah teknologi yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan mesin yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan teks yang relevan dan kreatif. Chat GPT bisa
1686488025874_1686488051

Ekonomi

Koperasi di Era Digital : Peluang dan Tantangannya

Mediana.id - Koperasi di era digital adalah koperasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja, layanan, dan kesejah
Krem Merah Minimalis Spanduk Pameran Budaya Indonesia (3)_1686449338

Saintek

Aplikasi Hijrah: Solusi Core Banking Syariah untuk Koperasi BMT dan BPRS

Mediana.id - Aplikasi Hijrah adalah aplikasi core banking syariah yang diperuntukkan untuk mengelola keuangan koperasi, BMT, dan BPRS. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Benkel Aplikasi Nusantara, sebu