Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Fokus di Daerah yang Siap

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660977943217_1660978139

migrasi tv analog ke digital

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak lagi menggunakan istilah tahapan untuk migrasi TV analog ke digital (analog switch off/ASO). Mereka kini fokus pada daerah yang sudah siap. Sebagai permulaan,

Kominfo menetapkan fokus migrasi siaran TV analog ke digital saat ini adalah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Rencana tersebut berubah dari jadwal semula yang terdiri atas tiga tahapan. Tahap pertama akan dimatikan paling lambat pada 30 April 2022, tahap II pada 25 Agustus, dan tahap akhir akan dilakukan selambat-lambatnya pada 2 November 2022.

Menurut Plt. Dirjen PPI Kominfo, Ismail, praktik ASO tidak lagi dibagi dalam tiga tahap wilayah seperti di atas, melainkan "multiple ASO" atau dilakukan di beberapa daerah yang dinilai siap migrasi ke TV digital. Tenggat akhir dari multiple ASO ini tetap 2 November 2022.

Urgensi Migrasi ke TV Digital

Ketertinggalan Indonesia terkait digitalisasi TV serta munculnya potensi permasalahan dengan negara tetangga perlu segera diselesaikan, yaitu dengan migrasi ke TV Digital. Artinya, migrasi ke TV Digital akan menghilangkan interferensi ke negara tetangga.

Adanya potensi ancaman bagi masyarakat di wilayah perbatasan terhadap siaran negara tetangga berpotensi akan memudarkan identitas nasional dan juga rasa nasionalisme sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Karena itu, dalam konteks penumbuhan nasionalisme maka penyiaran di perbatasan mempunyai peran yang amat strategis untuk itu perlu ditangani dengan sungguh. Migrasi TV Digital tidak hanya soal kenyamanan menonton, tapi juga keamanan di wilayah perbatasan negara.

Untuk itulah, masyarakat Indonesia harus menghadapi perpindahan sistem siaran dari analog ke siaran digital atau disebut ASO (Analog Switch Off) yang jatuh pada 2 November 2022 mendatang.

Keuntungan TV Digital

Karena format digital kaya akan transformasi data dalam waktu bersamaan, digitalisasi televisi dapat meningkatkan resolusi gambar dan suara yang lebih stabil sehingga kualitas penerimaan oleh penonton akan lebih baik.

Dengan kata lain, teknologi penyiaran televisi berbasis digital menjanjikan tampilan gambar lebih bersih dan suara yang lebih jernih. Dari kualitas siarannya tidak lagi berbintik, berbayang, atau kabur serta tidak rentan dengan cuaca buruk.     Dengan migrasi ke TV Digital, tentu layanan televisi menjadi jauh lebih bagus, berkualitas dan lebih interaktif.

Siaran TV Digital Gratis

Operator penyelenggara layanan multipleksing atau mux dan Kominfo sudah menyiapkan infrastruktur siaran digital selama lebih dari dua tahun, termasuk memasang pemancar dan infrastruktur pendukung.

Lebih lanjut, siaran televisi juga sudah dijalankan melalui proses simulcast, sehingga saat ini siaran TV analog bisa sisiarkan bersamaan dengan siaran digital.

Masyarakat dihimbau supaya bergegas menyiapkan perangkat penerima siaran TV digital, misalnya STB untuk masyarakat yang ingin mempertahankan TV analognya atau membeli TV yang menerima siaran digital dan lain sebagainya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687217982535_1687218027

Saintek

Satelit Satria1 Andalan Internet Indonesia di Wilayah 3T

Mediana.id - Satelit Republik Indonesia (Satria1) merupakan satelit internet pertama milik Pemerintah Indonesia yang akan segera diluncurkan ke angkasa. Satelit ini memiliki misi untuk menyediakan aks
1687177552135_1687177564

Saintek

SMA Putra Darut Tauhid Gelar Pendampingan Sistem Digitalisasi

Mediana.id - SMA Putra Darut Tauhid menggelar pendampingan sistem digitalisasi 14 Juni 2023. Kegiatan ini diikuti oleh PIC dari SMA Putra Darut Tauhid, Bapak Nurdin, tim, dan staf-staf dari SMA Putra
1686488025874_1686488051

Ekonomi

Koperasi di Era Digital : Peluang dan Tantangannya

Mediana.id - Koperasi di era digital adalah koperasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja, layanan, dan kesejah
Krem Merah Minimalis Spanduk Pameran Budaya Indonesia (3)_1686449338

Saintek

Aplikasi Hijrah: Solusi Core Banking Syariah untuk Koperasi BMT dan BPRS

Mediana.id - Aplikasi Hijrah adalah aplikasi core banking syariah yang diperuntukkan untuk mengelola keuangan koperasi, BMT, dan BPRS. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Benkel Aplikasi Nusantara, sebu
1686381149484_1686381183

Saintek

Pondok Pesantren Idrisiyyah Buka Penerimaan Santri Baru Dengan Sistem Digitalisasi Digitren

Mediana.id- Tasikmalaya, 10 Juni 2023. Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya membuka penerimaan santri baru gelombang 2 untuk tahun ajaran 2023/2024. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Juni hingga 3