SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan
China di Jepang akan mulai mengeluarkan visa jangka panjang bagi pelajar Jepang
untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir.
Menurut kedutaan,
pelajar dapat mengajukan permohonan/pendaftaran visa mereka di pusat layanan
visa kedutaan dan konsulat jenderal di Jepang.
Setelah kedatangan
mereka di China, siswa akan dapat menghadiri universitas setelah menyelesaikan
sepuluh hari karantina dan pemantauan kesehatan.
Selama konferensi media
yang diadakan pada Jumat lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang
Wenbin mengatakan bahwa pengaturan aktif dibuat untuk melanjutkan penerbitan
visa pelajar.
"Kami menyambut
kembalinya siswa internasional ke China untuk melanjutkan studi mereka,"
kata dia, seperti yang dikutip Japan Today saat konferensi pers.
Menurut data dari Japan Chamber of Commerce and Industry in China, China memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya warga negara asing pada Maret 2020, ketika pandemi Covid-19 mulai menyebar.
Karena
pembatasan masuk terkait Covid-19, setidaknya sebanyak 220 siswa dari Jepang
tidak dapat melanjutkan studi mereka di China.
Dibukanya Kembali China untuk Siswa Internasional
Baru-baru ini, China
telah mengumumkan bahwa negaranya akan dibuka kembali untuk siswa internasional
dari beberapa negara, termasuk siswa India.
Kedutaan Besar China di India memperbarui Prosedur Pendaftaran dan Persyaratan Material Visa China dengan sepuluh kategori visa, termasuk visa belajar.
Kedutaan memberi tahu
bahwa mereka akan mengeluarkan visa X1 untuk siswa India yang dikeluarkan untuk
siswa yang ingin melanjutkan studi jangka panjang, siswa yang baru terdaftar,
serta mereka yang kembali ke China untuk melanjutkan pendidikan.
China Admissions,
sebuah platform online bagi siswa
internasional untuk mendaftar ke universitas di China, mencatat di situs webnya
bahwa perbatasan China dikategorikan sebagai terbuka sebagian. Pihaknya juga menambahkan
bahwa banyak siswa internasional yang telah menerima izin untuk kembali ke
negara itu.
“Selain kedutaan yang
telah membuka pendaftaran visa pelajar X1, kami mengharapkan semua kedutaan PRC
(People’s Republic of China) untuk
membuka layanan visa pelajar mereka lagi secara bertahap dan terkoordinasi.
Batas waktu atau tanggal yang tepat belum diketahui pada tahap ini,” kata China Admissions.
Negara Lain yang Mengajukan Visa X1 ke China dan
Penurunan Jumlah Siswa dari Jepang
Banyak negara
mengizinkan siswa internasional untuk mengajukan visa X1 ke China termasuk
Amerika Serikat, Inggris Raya, Irlandia, Prancis, Swedia, Hongaria, India, Rusia,
Aljazair, Meksiko, Kanada dan banyak lagi.
Bahkan siswa yang tidak
berasal dari negara yang disebutkan di atas atau lainnya, telah dihubungi secara
pribadi oleh universitas agar dapat kembali ke China.
Menurut data Japan Student Services Organization
(JASSO), pada tahun 2020 jumlah siswa dari Jepang yang belajar di luar negeri
turun sebesar 98,6%. Dengan kata lain, saat itu jumlah pelajar Jepang yang
menuju negara lain di dunia turun menjadi 1.487 siswa.
Ekonomi
Trending
Seniraga
Trending
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib