SIAPBELAJAR.COM - University of Amsterdam (UvA) berencana
menguji kuota mahasiswa internasional yang mendaftar di mata kuliah seperti
psikologi dan politik mulai tahun ajaran berikutnya.
Presiden Dewan
Eksekutif UvA, Geert ten Dam mengatakan kepada NRC, sebuah media berita di
Belanda bahwa hal tersebut merupakan tindakan yang perlu diambil universitas
untuk memberikan lebih banyak ruang kepada mahasiswa Belanda yang ingin
melanjutkan studi di bidang yang disebutkan di atas.
“Kami mencapai titik di mana siswa Belanda dari Hoorn, Emmen dan Amsterdam-Barat tidak dapat mengikuti studi populer karena siswa dari luar negeri kalah bersaing dengan mereka,” kata dia.
Ia pun menambahkan bahwa universitas Belanda tidak diperbolehkan memilih mahasiswa untuk program studi berbasis kewarganegaraan mereka, namun pihak universitas ingin menguji kuota pada program studi yang ditawarkan dalam bahasa Inggris.
Didirikan pada tahun 1632, saat ini University of Amsterdam menampung lebih dari 41.000 mahasiswa internasional dan mempekerjakan 6.000 staf. Universitas memiliki anggaran €850 juta atau sekitar Rp 12,5 triliun.
Ketua Universitas Belanda atau Universities of the Netherlands (UNL), Pieter Duisenberg mengatakan bahwa universitas lain di negara itu juga akan membatasi jumlah mahasiswa internasional di sekitar 20 program jika diizinkan, termasuk studi media.
“Kami telah meminta Undang-Undang sejak tahun 2018 untuk memungkinkan kami membatasi jumlah dalam studi sarjana Bahasa Inggris sehingga kami dapat membuat versi Bahasa Belanda tetap dapat diakses, namun hal tersebut tidak diperbolehkan. Kami ingin program studi tidak lebih dari 50 siswa dari luar Eropa, namun itu juga tidak diperbolehkan,” kata Duisenberg.
Peningkatan Jumlah Mahasiswa Internasional dan Krisis Tempat Tinggal
Universitas-universitas Belanda telah mengalami peningkatan jumlah mahasiswa internasional dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak tahun 2015 ketika 6.500 mahasiswa internasional belajar di negara tersebut dan menjadi lebih dari 20.000 mahasiswa pada tahun akademik ini.
Secara keseluruhan,
jumlah mahasiswa di universitas di Belanda meningkat dua kali lipat dalam 20
tahun terakhir, naik dari 170.000 mahasiswa menjadi 340.000 mahasiswa.
Peningkatan ini telah menyebabkan perjuangan dalam hal mendapatkan akomodasi.
Sebelumnya di musim panas, University of Amsterdam telah menyarankan semua mahasiswa internasional untuk tidak pindah ke Amsterdam sebelum mencari akomodasi karena kekurangan tempat tinggal di ibu kota.
Pengumuman tersebut
datang setelah daftar permintaan akomodasi dari UvA mengalami kelebihan
permintaan dan pihak sekolah khawatir mahasiswanya tidak akan dapat menemukan
tempat tinggal yang layak jika mereka datang tanpa mengamankan tempat terlebih
dahulu.
Saintek
Saintek
Saintek
Trending
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib