SIAPBELAJAR.COM - Data
terbaru University
and Colleges Admissions Service (UCAS) mengungkapkan bahwa sebanyak
275.390 siswa di Inggris telah diterima di universitas atau perguruan tinggi
tahun ini berdasarkan hasil ujian, meningkat dari yang hanya sebanyak 272.500 pada
tahun lalu dan sebanyak 239.460 pada tahun 2019.
Hal yang sama juga telah
mengungkapkan bahwa rekor jumlah anak berusia 18 tahun, sebanyak 31.890 siswa
dari kelompok yang paling kurang beruntung akan memulai studi di universitas.
Jumlah ini telah
meningkat sebesar 5% daripada tahun 2021 dengan total 30.280 siswa dan sebesar
23% pada tahun 2019 ketika 26.000 siswa mendapatkan izin masuk ke universitas.
Jumlah rekor siswa
lainnya pada usia 18 tahun telah mendapatkan tempat di universitas melalui Clearing, sistem UCAS untuk membantu
universitas mengisi tempat studi yang belum terisi.
Pada tahun 2022, total
33.280 siswa telah mendapatkan tempat studi melalui Clearing, meningkat dari tahun 2021 dengan total 24.100 siswa dan tahun
2019 dengan total 33.000 siswa.
“Data clearing yang diterbitkan oleh UCAS pada
hari hasil menunjukkan bahwa sebanyak 21.000 siswa tidak mendapat tempat
setelah mendapatkan nilai mereka. Analisis baru UCAS hari ini menunjukkan bahwa
sebanyak 58% telah mengamankan tempat, dibandingkan dengan 55% pada tahun 2021
dan 62% pada tahun 2019,” kata UCAS.
Clearing Service
juga dapat digunakan untuk mengubah mata kuliah dan pada tahun ini sebanyak 14.760
anak berusia 18 tahun di Inggris menggunakan layanan ini untuk beralih ke mata
kuliah lain, dengan 80% dari mereka diterima di program studi baru di
universitas dengan tarif yang setara atau lebih tinggi.
Penurunan Jumlah Siswa
Meski telah terjadi
penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, universitas di Negara tersebut
telah menerima banyak siswa internasional dari segala usia.
Tahun ini, sebanyak 62.200
siswa internasional akan memulai kuliah di universitas, turun 10% dari tahun
lalu dan turun 11% dibandingkan dengan tahun 2019.
Mengamankan Tempat Studi Melalui Clearing dan Sekilas Mengenai UCAS
Mengomentari hasil
ujian, Kepala Eksekutif UCAS, Clare Marchant mengungkapkan kegembiraannya
karena ada rekor jumlah siswa di usia 18 tahun yang berhasil mengamankan tempat
melalui Clearing.
Lebih lanjut, Marchant
mengatakan bahwa tingginya permintaan untuk tempat universitas di kalangan siswa
di Inggris menunjukkan bahwa penggunaan Clearing
lebih personal dan digital untuk meneliti opsi lain yang tersedia.
“Untuk siswa yang masih
mempertimbangkan pilihan mereka, UCAS siap membantu mereka untuk membuat
keputusan yang paling sesuai dengan aspirasi mereka. Masih banyak pilihan
dengan lebih dari 22.000 studi yang tersedia di Clearing bersama dengan
berbagai peluang magang,” tambah Marchant.
UCAS merupakan
organisasi berbasis di Inggris yang mengelola proses pendaftaran di
universitas-universitas Inggris.
Saintek
Seniraga
Seniraga
Seniraga
Seniraga
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib